Pendidikan & Kesehatan

Ada Tambahan 17 Orang, Kasus Covid-19 di Gresik Jadi 483 Orang

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 di wilayah Gresik trennya terus meningkat. Data update per Senin 22 Juni 2020 ada tambahan 17 orang yang terkonfirmasi positif. Sehingga, saat ini jumlah pasien Covid-19 menjadi 483 orang.

Tambahan 17 orang itu berasal dari 8 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Gresik (Desa Sidorukun 1 orang), Kecamatan Manyar 4 orang (Desa Suci 1 orang, Sembayat 2 orang, dan Desa Yosowilangun 1 orang). Selanjutnya, Kecamatan Kebomas ada dua desa yakni Desa Randuagung dan Sekarkurung masing-masing 1 orang.

Kemudian Kecamatan Menganti 3 orang di Desa Menganti 2 dan 1 orang asal Desa Boboh. Sedangkan Kecamatan Cerme, 4 orang semuanya dari Desa Ngabetan. Kecamatan Duduk 1 dari Desa Wadak lor, Kecamatan Ujungpangkah 1 orang asal Desa Banyu Urip, dan Kecamatan Panceng 1 asal Desa Doudo tapi dinyatakan meninggal.

“Meski kasus Covid-19 terus naik tapi ada tiga pasien sembuh asal Kecamatan Gresik dan Menganti,” ujar Kabag Humas & Protokol Pemkab Gresik, AM Reza Pahlevi, Selasa (22/06/2020).

Saat ini, lanjut Reza, Pemkab Gresik tetap menerapkan protokol penegakan kesehatan. Hasilnya, ada puluhan warga terjaring razia karena tidak mengenakan masker sewaktu melakukan aktivitas di luar rumah.

“Mereka yang terjaring razia oleh Satpol PP langsung dikenai sanksi sosial berupa menyapu jalan. Razia ini akan terus dilakukan supaya warga tetap menjalankan protokol kesehatan,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar