Pendidikan & Kesehatan

Ada Pasien di Kota Madiun Pilih Isoman, Maidi: Pinjami Oksimeter

Oxymeter

Madiun (beritajatim.com) – Meski banyak ruang isolasi terpadu yang disiapkan untuk pasien Covid-19 di Kota Madiun, Walikota Maidi tak ingin paksa pasien. Jika pasien memilih untuk isolasi mandiri di rumah maka dirinya tak akan mengharuskan mereka untuk isolasi di rumah sakit ataupun di Asrama Haji atau beberapa fasilitas yang sudah siap.

‘’Ada yang memilib di rumah. Karena mau tidur dan butuh apa – apa lebih nyaman. Dekat dengan anggota keluarga juga,’’ terangnya.

Dia menyadari dengan permintaan masyarakat demikian maka dinas kesehatan dan puskesmas yang harus turun. Yakni dengan memastikan kondisi pasien benar – benar stabil.

‘’Nah, yang ditakutkan adalah jika saturasi oksigen yang turun drastis. Ini berbahaya. Sempat ada satu kejadian di Demangan, saat diperiksa ternyata saturasi oksigen sudah 48 persen. Kami kirim oksigen, dan baru ke RS untuk dirawat,’’ katanya.

Karenanya,pihaknya ingin mengadakan oximeter yang bisa digunakan  untuk pasien isoman. Selama menjalani isolasi mandiri di rumah, puskesmas bisa meminjamkan oksimeter pada pasien. Supaya petugas kesehatan tak terlalu kerepotan harus cek kondisi pasien isoman yang tersebar di Kota Madiun.

‘’Karena kuncinya ada di saturasi oksigen ini. Jika, sudah berada dibawah 95 persen kan harus segera dicek dan sesegera mungkin melapor ke nakes. Dan psdien harus mau untuk segera di rawat di ruang isolasi,’’ katanya  (fiq/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar