Pendidikan & Kesehatan

Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di RSSA Malang Meski Tak Signifikan

Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RS Saiful Anwar dr. Saifullah Asmiragani mengungkapkan ada kenaikan kasus Covid-19 meski tak signifikan. Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian RSSA Malang memang mengalami peningkatan, tetapi jumlahnya masih jauh dari kapasitas kamar layanan Covid-19.

“Kapasitas kami 200 bed. Jadi kalau Minggu lalu keterisiannya 20 an saat ini 44 bed terisi. Namun, itu masih jauh dari kapasitas,” kata Saifullah, Selasa, (15/6/2021).

Jumlah saat ini yang dirawat di RSSA memang naik hampir 100 persen dibandingkan jumlah pasien yang dirawat pada pekan lalu. Tetapi angka ini lebih kecil ketimbang awal-awal pandemi dimana jumlah pasien Covid-19 yang dirawat mencapai ratusan orang.

Dampak dari naiknya kasus Covid-19 pada pekan ini adalah penuhnya penggunaan ventilator atau alat bantu pernapasan. Pasien bahkan harus mengantre. Sebelumnya, saat kasus landai penggunaan ventilator nyaris menurun bahkan tidak pernah terjadi antrean.

“Untuk ICU (Intensive Care Unit) saat ini sudah mulai ada antrean. Kalau dulu tidak ada antrean ventilator sekarang mulai ada antrean ventilator. Hari ini tercatat 2 antrean ventilator yang akan kita terima disini tapi itu masih bisa kita layani,” ujar Saifullah.

Saifullah memastikan, RSSA Malang telah siap menghadapi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Salah satu rencana yang telah disiapkan, berupa penambahan ketersediaan Bed. Dari yang semula ada 200 bed ditingkatkan menjadi 250 bed.

“Kita sudah mempersiapkan semuanya, jadi ada ruang ruang yang akan kita manfaatkan kemarin kita maksimal bisa mendedikasikan tempat tidur sekitar 250. Karena terjadi penurunan sementara kasus, kasus yang reguler ini sudah mulai banyak berdatangan terpaksa kita kurangi porsi untuk Covid-19 karena jumlah yang kita sediakan 200 tapi yang terisi hanya 20,” tandasnya. (luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar