Pendidikan & Kesehatan

Acara di Petamburan Didenda Rp 50 Juta, Doni Monardo: Masih Pandemi Hindari Kerumunan

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jendral Doni Monardo

Jakarta (beritajatim.com) РLetjen TNI Doni Monardo  Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sekali lagi mengingatkan warga masyarakat untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Dalam Konferensi Pers di jakarta Doni Monardo juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tetap patuh kepada protokol kesehatan khususnya yang berhubungan dengan kerumunan.

“Kerumuamnyang bisa menyebabkan tertularnya satu dengan lainnya,” kata Letjen Doni Monardo, Minggu (15/11/2020).

Doni juga mengingatkan kepada penyelenggara acara kerumunan tidak hanya mendapatkan sanksi di dunia oleh negara namun juga dimintai pertanggungjawaban di akherat. “Bukan hanya mendapatkan sanksi di dunia oleh pemerintah tetapi juga kelak di kemudian hari akan mendapatkan permintaan pertanggungjawaban dari Allah.” tegasnya.

Doni menegaskan selama 8 bulan sejumlah komponen telah bekerja keras menangani Covid-19 dan angka kesembuhan sudah membaik jangan sampai kembali lagi akibat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Namun ini masih belum optimal oleh karenanya sekali lagi di manapun berada untuk tidak menyelenggarakan acara-acara yang dapat menimbulkan kerumunan karena potensi tertular covid-19 akan semakin tinggi.

Pandemi belum tahu kapan berakhir atau lebih lama lagi dan kita harus punya stamina untuk menghadapi ini semuanya dan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan yang maha kuasa agar kita diberikan kesabaran untuk bisa mengatasi ini sehingga kita tidak mudah terpancing menghadiri acara-acara yang menimbulkan kerumunan.

“Pemerintah minta bantuan dari segenap komponen masyarakat utamanya tokoh agama yang bisa menjadi suri tauladan, untuk mengingatkan karena pandemi masih berlangsung maka harus menghindari kerumunan harus terus dikumnadangkan,”tandasnya.

Menurutnya acara yang menimbulkan kerumunan secara tidak langsung mengncam keselamatan jiwa orang termasuk keluarga bisa terpapar tanpa disadari.

Doni Monardo juga megucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Anies Baswedan yang telah mengambil langkah terukur terhadap adanya pelanggaran dari kegiatan di Petamburan

“Acara di Petamburan telah dikenakan sanksi adminstratif dengan denda Rp 50 juta. Ini merupakan denda tertinggi, dan bila dikemudian hari masih melanggar akan dilipatgandakan menjadi Rp 100 juta,” kata Doni Monardo.

Doni Monardo memberikan apresiasi kepada Satgas Covid-19 DKI Jakarta yang tidak pandang bulu terhadap mereka yang melakukan pelanggaran terhadap kesehatan terutama yang tidak menggunakan masker pada acara tersebut.

Ditambahkannya sebenarnya masalah sanksi atau denda hukum baik fisik maupun administrasi menjadi keputusan yang terakhir.

“Warga betul-betul ada kesadaran. Jangan karena dipaksa jangan karena mungkin adanya sanksi denda baru patuh,” tambahnya

Doni Monardo juga meminta maaf kepada warga masyrakat terkait dengan pemberian masker di acara Petamburan karena pemberian masker tersebut dilakukan demi  untuk melindungi warga masyarakat karena acara tersebut melibatkan banyak massa.

“Sesuai laporan dari Pemprov DKI acara tidak ada ijin, sebagian yang hadir di acara Petamburan tidak pakai masker, bayangkan kalau tidak dibagikan masker,’ ungkap Doni Monardo. (ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar