Pendidikan & Kesehatan

Jalan Rusak, Warga Ketapang Sampang yang Sakit Harus Ditandu

Sampang (beritajatim.com) – Rusaknya Infrastruktur berupa jalan raya di Tatompe Timur, Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, berimbas terhadap nasib warga setempat.

Terbukti, kakak beradik Muhammad Kowi dan Muhammad Tohir terpaksa ditandu oleh warga menempuh jarak 2 Km karena tidak bisa pulang usai berobat lantaran jalan raya tidak memungkinkan dilalui oleh kendaraan roda empat untuk mengangkut dua warga yang sakit tersebut.

\\\”Ada dua orang warga, kebetulan masih kakak beradik sedang sakit, mereka mau dibawa pulang menuju rumahnya tidak bisa menggunakan kendaraan, sehingga terpaksa digotong menggunakan bangku oleh warga dengan perjalanan sejauh 2 Km,\\\”kata Hadi Mustofa, Senin, (24/12/2018).

Lebih lanjut Hadi mengungkapkan, jalan tersebut dibangun tahun 2013 lalu hasil swadaya masyarakat setempat, tanpa ada campur tangan pemerintah. Namun, pada tahun 2016 lalu di Makadam menggunakan Dana Desa (DD).

\\\”Jalan itu dibangun tahun 2013, pada tahun 2016 di Makadam menggunakan DD. Namun, saat ini jalannya rusak apalagi musim hujan seperti saat ini jalannya becek, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,\\\” jelasnya.

Hadi berharap, tahun depan ada perhatian dari pemerintah khususnya Penjabat Kepala Desa setempat. \\\”Semoga jalan ini segera ada perhatian dari Pemerintah,\\\” harapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Bunten Timur Sunarto mengatakan, jalan itu tidak diusulkan pada Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) 2019. \\\”Ia saya sendiri pernah kesana, ketika saat musim hujan jalan itu memang becek. Namun, saat Musrenbangdes 2019 jalan itu tidak diusulkan,\\\” tandasnya.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar