Pendidikan & Kesehatan

90 Persen Warga Kota Malang Pakai Masker, Jumlah Pasien Sembuh Bertambah

Wali Kota Malang Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang menyebut 90 persen warganya telah tertib dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, salah satunya bermasker. Tingginya presentase warga bermasker berimbas pada kasus Covid-19 di wilayah ini.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, tingkat kepatuhan warga dalam menggunakan masker patut diapresiasi. Kini kepatuhan lainnya dalam 3 M yakni mencuci tangan dan menjaga jarak juga harus lebih disiplin.

“Sudah sekitar 90 persen yang pakai masker. Sebenarnya masker ini hanya tanda disiplin saja. Kami yakin lainnya (mencuci tangan dan menjaga jarak) juga disiplin,” ujar Sutiaji, Sabtu, (17/10/2020).

Sutiaji menyebut, kedisiplinan di masyarakat mulai terbangun. Kesadaran displin 3 M harus terus dilakukan. Pantauan pemerintah Kota Malang, warga yang beraktivitas di luar rumah sudah menggunakan masker. Baik saat bersepeda, berjalan maupun saat berkerumun.

“Minimnya kasus karena kedisiplinan. Karena ini kesadaran masyarakat sudah terbangun. Kita lihat orang berkendara atau berkerumun sudah sadar pakai masker, disiplin itu terbangun karena kesadaran,” papar Sutiaji.

Sesuai data Satgas Covid-19 Kota Malang, jumlah warga yang terkena Covid-19 sebanyak 1.912 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.673 telah dinyatakan sembuh. Sebanyak 188 jiwa dinyatakan meninggal dunia dan hanya 51 orang yang masih dalam pemantauan.

Dalam satu bulan terakhir, jumlah tambahan pasien Covid-19 selalu di bawah angka 10 per hari. Catatan ini, membuat Kota Malang yang sebelumnya berstatus zona merah menjadi zona oranye atau daerah beresiko sedang. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar