Pendidikan & Kesehatan

9 Kecamatan di Pamekasan Katagori Zona Kuning Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Sembilan dari total 13 kecamatan di kabupaten Pamekasan terdata sebagai zona kuning alias zona katagori risiko rendah penyebaran Coronavorus Disease 2019 alias Covid-19.

Hal tersebut berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan, Rabu (4/11/2020). Di mana secara keseluruhan, saat ini Kabupaten Pamekasan sudah terdata sebagai zona kuning di wilayah provinsi Jawa Timur.

Bahkan saat ini, tersisa hanya empat kecamatan di Pamekasan yang terdata sebagai zona orange alias zona katagori risiko sedang penyebaran Covid-19. Meliputi Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Kecamatan Proppo.

“Hari ini tidak ada tambahan pasien positif Covid-19, update hari ini sama dengan update sebelumnya, Selasa (3/11/2020). Di mana total pasien positif terdata sebanyak 11 orang, meninggal dunia 32 orang dan 321 orang lainnya dinyatakan sembuh,” kata Jubir Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Namun untuk status perubahan berdasar update, terdapat pada status suspect. Di mana sebelumnya terdata sebanyak 950 orang, meliputi sebanyak 18 orang dalam pengawasan, 60 orang meninggal dunia, serta 872 orang dinyatakan selesai.

Update sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Rabu (4/11/2020).

Dengan kondisi tersebut pihaknya mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar selalu merealisasikan himbauan 3M melalui tagline ‘Ingat Pesan Ibu’. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Dari itu, mari kita ingat pesan ibu dengan menerapkan 3M, yaitu selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak (physical distancing),” ajak pria yang juga menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Pamekasan ini.

Imbauan yang digagas oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Jawa Timur, terbukti mulai menunjukkan hasil dengan adanya perubahan update penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan. Salah satunya melalui Operasi Yustisi yang digagas Pemkab Pamekasan bersama sejumlah instansi terkait.

“Melalui Operasi Yustisi yang kita laksanakan dalam waktu sebulan terakhir, sudah mulai menunjukkan hasil positif. Terlebih dengan melakukan giat edukasi dan sosialisasi pentingnya memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan,” jelasnya.

“Karena itu dengan merealisasikan pesan ibu melalui program 3M, kasus Covid-19 pelan dan pasti sudah mulai menurun. Selain itu mari kita bersama-sama rajin melakukan cuci tangan, selalu menggunakan masker serta jaga jarak. Apalagi saat ini memasuki pancaroba,” pungkasnya. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar