Pendidikan & Kesehatan

9 Karyawan Reaktif, Puskesmas Bandaran Tutup Layanan Kesehatan

Pamekasan (beritajatim.com) – Pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bandaran Pamekasan, untuk sementara ditutup karena ditemukan sebanyak 9 (sembilan) karyawan setempat, dinyatakan reaktif Coronavirus Disiase 2019.

Pelayanan di UPT Puskesmas Bandaran tersebut, dijadwalkan tutup sementara hingga dua pekan kedepan. Terhitung sejak hari ini hingga Senin (4/1/2021) mendatang. Khususnya pasca hasil rapid test sejumlah karyawan dinyatakan reaktif.

“Ada sebanyak 64 karyawan yang dilakukan rapid test, dan sebanyak sembilan di antaranya dinyatakan reaktif,” kata Kepala UPT Puskesmas Bandara, Ali Wafa, Selasa (22/12/2020).

Selain itu pihaknya juga sudah menyampaikan laporan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, sebagai upaya dan langkah antisipatif dalam rangka mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Puskesmas Bandaran.

“Pada hari ini kita akan melakukan swab test untuk karyawan yang dinyatakan status reaktif, langkah ini sebagai upaya antisipatif, serta proses sterilisasi Puskesmas. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Sementara untuk proses pelayanan kesehatan, sementara dialihkan ke sejumlah Puskesmas terdekat. Seperti Puskesmas Tlanakan dan Puskesmas Teja yang sebelumnya juga sempat ditutup akibat ditemukan karyawan yang dinyatakan positif Covid-19.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 638 orang dinyatakan positif. Meliputi sebanyak 160 orang dalam tahap isolasi, 54 orang meninggal dunia, serta sebanyak 424 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1093 orang, meliputi sebanyak 48 orang dalam tahap pengawasan intensif, 76 orang meninggal dunia, serta 969 orang lainnya dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar