Pendidikan & Kesehatan

86 Santri Sembuh, Pondok Gontor 2 Bebas Covid-19

Penyambutan 41 santri dan guru yang sembuh dari Covid-19 oleh keluarga besar PMDG.(foto/Tim Satgas Covid-19 Gontor)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 41 santri dan guru dari Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 2, akhirnya kembali menginjakkan kaki di Ponorogo lagi. Ya, 41 santri dan guru itu sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 sehingga menjalani perawatan di rumah sakit darurat Indrapura Surabaya. Mereka adalah rombongan terakhir pasien covid-19 yang dinyatakan negatif dari santri dan guru PMDG Kampus 2.

Pembina Satgas Covid-19 PMDG Amal Fathullah Zarkasyi menyebut kesembuhan santri ini merupakan benar-benar berita yang sangat menggembirakan serta membahagiakan seluruh masyarakat dan umat Islam bahkan juga negara-negara Islam. Sebab, di Gontor ini terdapat sekitar 450 santri dari warga negara asing. “Alhamdulillah, dengan adanya perkembangan yang sangat positif ini, kita dapat mengumumkan ke seluruh penjuru dunia bahwa Gontor sudah bebas dari covid-19,” tegasnya.

Juru bicara Satgas PMDG, M. Adib Fuadi Nuriz memuji ketanggapan guru-guru PMDG Kampus 2 dalam penanganan Covid-19. Mereka memaksimalkan penerapan protokol kesehatan dan membina dan membimbing santri-santri, sehingga semuanya sehat secara lahir dan batin. “Untuk melawan Covid-19, kita harus disiplin, karena tanpa disiplin kita akan lemah,” kata Adib.

Menurut catatan tim satgas Covid-19 PMDG, sejak 6 Juli 2020 yang lalu, sebanyak 86 santri dan guru dari PMDG Kampus 2 sempat dinyatakan positif Covid-19 secara bergelombang. Dengan penanganan yang cepat, akhirnya tidak sampai satu bulan, semua santri dan guru tersebut telah dinyatakan negatif. Sehingga saat ini mereka sudah bisa beraktivitas biasa dan normal di PMDG Kampus 2 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dalam kesempatan itu, Adib sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu penanganan Covid-19 di PMDG Kampus 2 ini.

“Untuk itu kami selalu berterima kasih atas dukungan yang tiada henti-hentinya dari Gubernur Jatim, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim dan Satgas Covid-19 Pemprov Jatim,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar