Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

803 Sapi dan 24 Kambing di Lamongan Tertular PMK

Sapi di Lamongan saat diberikan obat antisipasi PMK.[ist]

Lamongan (beritajatim.com) – Sebaran penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak telah merambah ke 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan. Total ada 803 ekor sapi dan 24 ekor kambing yang telah terjangkit virus ini.

“Ada 803 ekor sapi dari 1.124 populasi yang ada 20 kecamatan telah tertular PMK. Begitupun juga ada 24 ekor kambing dari 49 populasi di 4 kecamatan yang telah tertular,” ujar Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar saat dihubungi wartawan, Jumat (3/6/2022).

Dari 803 ekor sapi yang terjangkit PMK, kata Arif, di antaranya ada 574 ekor sapi yang masih sakit, 10 ekor sapi mati, 44 ekor sapi dijual oleh peternaknya, dan sebanyak 169 ekor sapi sudah dinyatakan sembuh atau terbebas dari PMK.

Adapun 20 kecamatan yang disebutkan meliputi Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sarirejo, Turi, Mantup, Ngimbang, Sugio, Lamongan, Modo, Paciran, Sambeng, Solokuro, Babat, Sukorame, Sukodadi, Kedungpring, Bluluk, Pucuk, Brondong dan Kalitengah.

“Kecamatan yang sapinya terbanyak terkena PMK adalah Kecamatan Tikung yang mencapai 283 ekor sapi lalu disusul Kecamatan Mantup sebanyak 127 ekor sapi,” imbuh Arif.

Sementara untuk ternak kambing, lanjut Arif, dari data yang terus diperbarui menyebut bahwa sebaran PMK yang telah menjangkiti puluhan ekor kambing di Lamongan ini terdapat di 4 Kecamatan yakni Tikung, Kembangbahu, Sugio dan Glagah.

“Sebanyak 24 ekor kambing yang tertular PMK di 4 kecamatan tersebut saat ini kondisinya masih sakit dan semuanya masih dalam proses penyembuhan. Tidak ada kambing ternak yang mati maupun dijual,” katanya.

Lebih jauh, Arif juga menyampaikan, data 24 ekor kambing yang tertular PMK ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan data pada 25 Mei lalu. Kala itu, kambing yang tertular PMK hanya 18 ekor dari 3 kecamatan di Lamongan.

“Saat ini, tercatat ada seekor kambing di Kecamatan Tikung yang tertular PMK, Kecamatan Kembangbahu 3 ekor, Kecamatan Glagah 6 ekor, lalu Kecamatan Sugio 14 ekor kambing. Semoga kondisinya semakin membaik dan wabah ini bisa segera hilang,” pungkasnya. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar