Pendidikan & Kesehatan

70 Personil TNI AL Terpapar Covid, RSAL Surabaya Tambah 1000 Bed

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H, M.A.P, M.Tr. (Han), Rabu (15/7/2021)

Lamongan (beritajatim.com) – TNI Angkatan Laut (AL) melalui Komando Armada II terus berupaya memberikan kontribusinya dalam melakukan penanggulangan dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Berkenaan dengan hal itu, TNI AL mewujudkannya dalam kegiatan serbuan vaksinasi ke beberapa wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Menurut Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Dr Iwan Isnurwanto, S.H, M.A.P, M.Tr. (Han), bahwa kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan perintah dari Kepala Staf AL untuk terus melakukan target percepatan vaksinasi tersebut di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, khususnya di bebebera daerah pesisir maritim dan sejumlah pulau yang sulit dijangkau.

“Wilayah-wilayah Koarmada II yang akan kami sasar mulai dari Tarakan, Manado, Kupang, Makasar dan Surabaya. Tidak berhenti di situ saja, Pelabuhan Surabaya kemarin juga minta kurang lebih 5 ribu vaksin, tetapi karena sudah janji untuk kunjungan ke Brondong dulu, maka kami dahulukan. Juga hari ini ada di Gedangan,” ungkap Pangkoarmada Iwan Isnurwanto saat meninjau Serbuan Vaksinasi di PPN Brondong Lamongan, Rabu (14/7/2021) kemarin.

Tak hanya itu, Laksamana Muda TNI tersebut juga memaparkan, bahwa pihaknya juga akan terus melakukan giat vaksinasi di beberapa tempat yang telah masuk zona kritis dan perlu dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Dan juga nanti hari Kamis kami akan melakukannya di Candi Sidoarjo. Seperti apa yang dikatakan oleh Ibu Gubernur (Khofifah), bahwa di sana masuk zona merah. Kami akan berputar terus, kemudian ke Banyuwangi juga. Selanjutnya kami akan menyisir ke pulau-pulau, karena dirasa hal itu perlu sekali, maka kami akan ke sana menggunakan kapal-kapal milik Angkatan Laut,” paparnya.

Selain menggelar serbuan vaksinasi di beberapa titik, Dr Iwan Isnurwanto menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan penambahan bed (tempat tidur) di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Surabaya, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19.

“Hal yang penting lagi, seperti yang disampaikan ke Ibu Gubernur, bahwa di RSAL Surabaya akan dibuka lagi 1000 tempat tidur untuk mengantisipasi adanya lonjakan pasien Covid-19. Juga akan dibuka lagi 200 tempat tidur dan di Pangkalan Marinir Opak Surabaya kurang lebih ada 800 tempat tidur,” tandasnya.

Kendati demikian, meski penambahan kapasitas tempat tidur telah dipersiapkan semua, pihaknya tetap berharap bahwa tempat tidur tersebut tidak terisi, karena ia menginginkan bahwa kasus Covid-19 segera terkendali dan berakhir.

“Semoga hal itu tidak terisi, tetapi bagaimanapun juga kita tetap mempersiapkannya. Hal itu sudah dilaksanakan dan Insya Allah tidak kurang dari 2 minggu lagi sudah bisa dioperasikan. Mengapa demikian? karena sampai kemarin itu ada kurang lebih 70 personil yang terpapar dan sudah antri untuk masuk di IGD RSAL. Oleh karena itulah kami mempersiapkan semuanya,” terangnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar