Pendidikan & Kesehatan

7 Pegawai BRI Malang yang Positif Covid-19 Bukan Bagian Pelayanan Tapi Pejabat Tinggi

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang mengungkapkan hasil swab terbaru untuk 200 karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah (Kanwil) Malang ada 7 pejabat tinggi yang terinfeksi Covid-19. Mereka dipastikan bukan bagian pelayanan yang biasa bersentuhan dengan nasabah BRI.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan sempat beredar kabar bahwa puluhan karyawan BRI Kanwil Malang di Jalan Laksamana Martadinata, terapar Covid-19. Dia membantah bahwa jumlahnya puluhan. Sebab, data sementara yang masuk hanya 7 karyawan yang positif itupun menempati jabatan tinggi atau pimpinan di Kanwil Malang.

Sutiaji kemudian melakukan pertemuan dengan memanggil pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Bank Indonesia (BI) Malang dan BRI Kanwil Malang. Menurutnya, perlu kepastian terkait kondisi di BRI Kanwil Malang agar nasabah tidak cemas dengan kabar yang beredar.

“Saya datangkan semua karena ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat ke perbankan. Saya sampaikan sesuai laporan Satgas Covid-19. Yang masuk datanya baru ada tiga hari ini kita cek di provinsi muncul nama kami cocokan ketemu 7 positif Covid-19. Jadi total 7 orang bukan 30 seperti yang beredar,” ujar Sutiaji, Rabu, (8/7/2020).

Sutiaji mengaku, setelah muncul 7 nama ini dia menanyakan satu persatu posisi mereka di BRI Kanwil Malang, semuanya merupakan pimpinan. 1 dari 7 pimpinan BRI Kanwil Malang telah meninggal dunia karena memiki komorbid atau penyakit penyerta, yakni Jantung, Gula dan Hipertensi.

“Saya konfirmasi yang positif ada di unsur pimpinan wilayah yang tidak bersentuhan dengan masyarakat atau nasabah mereka ini pimpinan. Untuk PDP yang meninggal dunia di BRI, beliau wafat tanggal 30 Juni hasil swab keluar tanggal 1 Juli masuk RS tanggal 26 Juni 2020. Setelah itu dilakukan rapid test massal, dan tanggal 2 Juli swab massal ke 200 karyawan,” papar Sutiaji.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah BRI Malang Prasetya Sayekti memastikan Kantor Wilayah BRI Malang tetap beroperasi normal dan melayani nasabah. Operasional layanan gedung utama sementara ini dikosongkan untuk dilakukan sterilisasi dan dipindahkan ke alternate site baru yang terletak di alamat yang sama namun gedung yang berbeda.

“Sementara waktu, layanan kepada nasabah Kami pindahkan ke Gedung baru yang terletak di alamat yang sama. Kami berkomitmen untuk tetap memberikan layanan bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi perbankan, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandas Prasetya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar