Pendidikan & Kesehatan

Update Sebaran Covid-19 Pamekasan

7 Kecamatan di Pamekasan Mulai Jadi Zona Kuning

Pamekasan (beritajatim.com) – Tujuh dari total 13 kecamatan berbeda di kabupaten Pamekasan, terdata sebagai wilayah atau zona dengan katagori resiko rendah (katagori kuning) dari penyebaran wabah virus corona alias Covid-19.

Hal tersebut berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Kamis (10/9/2020). Di mana status dengan katagori kuning bertambah satu titik dibandingkan update sebelumnya, Selasa (8/9/2020) lalu.

Ketujuh kecamatan dengan katagori kuning tersebut meliputi Kecamatan Batumarmar, Galis, Kadur, Pagantenan, Pakong, Pasean, serta Waru. Di mana tambahan status dengan katagori rendah selain di wilayah pantura terdapat di wilayah selatan, yakni kecamatan Galis.

“Hari ini ada tambahan enam pasien yang dinyatakan positif Covid-19, terdiri dari lima orang asal Kecamatan Pademawu, serta satu orang lainnya asal Kecamatan Tlanakan. Sementara untuk pasien sembuh hanya satu orang asal Pamekasan (Kota),” kata Jubir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Dengan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di kabupaten Pamekasan saat ini terdata sebanyak 308 orang. Meliputi sebanyak 27 orang dalam perawatan, 30 orang meninggal dunia, serta sebanyak 251 orang lainnya dinyatakan sembuh.

“Berdasar perubahan tersebut, kecamatan dengan katagori orange atau resiko sedang tersebar di enam kecamatan berbeda, yaitu Kecamatan Larangan, Pademawu, Palengaan, Pamekasan (Kota), Proppo, dan Kecamatan Tlanakan,” unykapnya.

Sementara  untuk status suspect terdata sebanyak 836 orang, meliputi sebanyak 26 orang tengah dalam pengawasan, 48 orang meninggal dunia, serta sebanyak 762 orang lainnya dinyatakan selesai alias negatif Covid-19.

Namun berkenaan dengan tingginya angka angka kasus penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengeluarkan aturan penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan, guna mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona alias Covid-19.

Aturan tersebut berupa Peraturan Bupati (Perbup) Pamekasan, Nomor 50 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang ditandatagani Bupati Badrut Tamam, per 7 September 2020.

Dalam regulasi tersebut terdapat beberapa poin sanksi bagi para pelanggar yang tidak mematuhi protokol kesehatan, baik bagi perorangan maupun pelaku usaha. Mulai dari sanksi berupa teguran hingga sanksi administratif. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar