Pendidikan & Kesehatan

Dinkes Ponorogo Siapkan Nakes untuk Jadi Vaksinator

Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, sedikitnya ada 7.000 orang yang akan menerima vaksin. Penerima vaksin tahap pertama itu terdiri dari tenaga kesehatan ( Nakes), TNI-Polri, dan Pelayanan Masyarakat.

Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini mengungkapkan meski belum mendapatkan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juklis) pemberian vaksin sinovac, pihaknya mengaku sudah mengikuti pelatihan pemberian vaksin. Ada beberapa nakes yang akan ditunjuk menjadi vaksinator (orang yang memberikan dan melaksanakan penyuntikan vaksin) . Ke depan, para vaksinator tersebut, akan tersebar di 41 fasilitas kesehatan (faskes) yang tersebar di wilayah Ponorogo.

“Kami masih menunggu juklak dan juknisnya yang pasti tentang vaksinasi ini. Meski vaksin belum kami terima, namun kami sudah menyiapkan vaksinator-nya,” kata Irin sapaan karib drg. Rahayu Kusdarini.

Dalam vaksinasi tahap pertama ini, masyarakat umum memang belum menjadi prioritas. Sebab, pada tahap ini yang diprioritaskan adalah nakes dan pemberi pelayanan masyarakat. Seperti kata Presiden Jokowi pemberian vaksin bertahap,
semua masyarakat yang memenuhi syarat akan diberi vaksin secara gratis. Syaratnya usianya 18 sampai 59 tahun. Belum pernah terpapar Covid-19 dan tidak ada penyakit penyertanya.

“Untuk masyarakat umum belum, karena pemberiannya bertahap. Yang jelas gratis. Untuk vaksin Sinovac, syarat penerima belum pernah positif Covid-19,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar