Pendidikan & Kesehatan

6 Warga Terserang DBD, Warga Puri Lakukan Fogging Mandiri

Mojokerto (beritajatim.com) – Awal tahun 2019 ini, jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Mojokerto cukup tinggi. Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto terdapat enam orang terserang DBD sehingga fogging mandiri pun dilakukan warga.

Warga di Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto mengambil inisiatif untuk melakukan fogging secara mandiri dengan iuran sebesar Rp10 ribu. Dengan mengunakan empat mesin fogging, sejumlah petugas langsung melakukan fogging ke rumah-rumah warga.

Ini dilakukan lantaran di Desa Puri sendiri sudah terdapat enam orang terserang DBD, dari anak anak dan remaja. Salah satunya, Altaf. Balita 2,3 tahun asal Dusun Tegal Sari, Desa Puri, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Balita ini sempat di bawa ke rumah sakit lantaran mengalami panas tinggi dan sempat pendarahan melalui hidung.

Kepada Desa (Kades) Puri, Jupriadi mengatakan, fogging kegiatan sudah dilakukan secara rutin setiap tahun di Desa Puri. “Untuk DBD di Desa Puri memang ada, namun tidak sampai kronis sehingga masyarakat secara swadaya tanpa mengunakan APBDes mengumpulkan uang tiap rumah Rp10 untuk melakukan fogging,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Fogging Desa Puri, Nanah Sugianto menuturkan, fogging secara mandiri tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran kasus demam berdarah di wilayahnya.¬†“Kita sengaja tidak mengajukan ke dinas Kesehatan, sebab mengaca pada sebelumnya dinilai pengajuan fogging harus mengantri lama, menunggu giliran,” tuturnya.

Sehingga, pihaknya dkhawatirkan bisa menambah jumlah korban, ditambah di Desa Puri sudah memiliki alat fogging. Selain itu karena di Desa Puri sudah banyak warga yang terserang DBD sehingga fogging mandiri dilakukan warga dengan iuran sebesar Rp10 ribu.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar