Pendidikan & Kesehatan

50.000 Nakes Jatim Belum Dapat Jatah Vaksin, Dinkes Ajukan Kekurangan Kemenkes 100.000 Dosis

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 371.720 vaal atau dosis vaksin telah diterima oleh Dinas Kesehatan Jawa Timur (Jatim). Dosis tersebut diberikan kepada 185.860 sasaran tenaga kesehatan di seluruh Jatim.

Namun, jumlah tersebut belum mencukupi untuk seluruh tenaga medis yang layak vaksin karena masih ada sekitar 50.000 nakes yang belum mendapat vaksin. Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengajukan 104.252 vial vaksin Sinovac untuk menyelesaikan tahap kedua vaksinasi untuk kelompok pertama pada Kementrian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana memaparkan permintaan vaksinasi tambahan ini karena jumlah vaksin yang diterima saat ini belum memenuhi kebutuhan vaksin untuk kelompok pertama. Vaksinasi kelompok pertama yang dilakukan untuk petugas kesehatan di Jawa Timur. Dengan data petugas kesehatan per 28 Januari 2021 yaitu 230.293 orang.

Data ini dari semua lokasi pelayanan kesehatan yang sudah mendaftarkan petugas kesehatannya. “Sementara vaksin yang diberikan ke kami hanya 371.720 berarti hanya 185.860 orang yang mendapat vaksin. Karena satu orang harus mendapat dua kali penyuntikan vaksin,” urainya, Selasa (9/2/2021).

Sehingga sekitar 50 ribu tenaga kesehatan belum mendapatkan vaksin. Sehingga pihaknya mengajukan kekurangan 104.252 vial vaksin untuk menuntaskan vaksin pada kelompok pertama tersebut. “90,89 persen vaksin yang pertama sudah dilakukan. Dan sejumlah vaksinasi di Surabaya raya sudah akan masuk ke tahap dua vaksinasi.Diharapkan akhir februari akan selesai,” tegasnya.

Sementara itu, untuk tenaga kesehatan dengan usia diatas 60 tahun juga bisa divaksin dengan vaksin Sinovac, hanya saja jaraknya penyuntikan vaksin bukan 14 hari tetapi 28 hari.

“Imunisasi ini akan bisa memberikan manfaat jika semakin banyak diberikan. Jika lebih dari 73 persen diberi imunisasi maka kekebalan kelompok akan lebih cepat terbentuk. Jadi kami mengebut menyelesaikan vaksinasi pada 73 persen warga jatim yaitu sekitar 25 juta warga atau 45 juta vaksin yang akan kami kerjakan,” urainya.

Sehingga diharapkan semua kelompok diharapkan selesai tidak lebih dari 12 bulan. Sehingga sebelum kekebalan hilang, semua orang sudah bisa terbentuk kekebalan kelompoknya. [adg/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar