Pendidikan & Kesehatan

5 PDP di Ponorogo Diduga Peserta Pelatihan Petugas Haji di Sukolilo

Ponorogo (beritajatim.com) – Dari 11 orang yang berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) di Ponorogo, ada 5 orang yang yang saat ini diisolasi di RSUD dr. Harjono. Sedangkan sisanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dari jumlah PDP yang diisolasi di rumah sakit itu, diduga mereka sebelumnya melakukan pelatihan petugas haji di asrama haji Sukolilo Surabaya. Dimana sejumlah pesertanya dari daerah lain sudah dinyatakan positif Covid-19.

“Sebagian peserta pelatihan petugas haji di Sukolilo dari Ponorogo mengeluhkan demam, kami isolasi di rumah sakit,” kata Kepala Dinkes Ponorogo drg. Rahayu Kusdarini, Rabu (1/4/2020).

Irin sapaan akrab Rahayu Kusdarini mengungkapkan ada 2 dokter dan 4 paramedis yang melaksanakan pelatihan haji beberapa waktu yang lalu. Dia menyebut ada perwakilan dari Kantor Kemenag Ponorogo yang juga ikut, namun dia tidak tahu ada berapa orang jumlahnya.

Nah, saat tahu ada peserta dari daerah lain sudah dinyatakan positif virus corona, tenaga medis itu paham untuk melakukan isolasi mandiri. Sebelum 14 hari isolasi, ternyata ada  beberapa yang mengeluhkan  demam, sehingga harus diisolasi di rumah sakit.

“Ada juga petugas medis yang kondisinya sehat. Dari 5 PDP yang diisolasi di rumah sakit, salah satunya dari perwakilan Kemenag. Saat ini kami masih menunggu hasil Swabnya,” katanya.

Dari update terakhir di Ponorogo, ada 11 PDP dimana 6 orang isolasi mandiri dan 5 isolasi di rumah sakit. Untuk orang dalam pengawasan (ODP) ada 190 orang dan 1125 orang berstatus sebagai orang dalam pengawasan (ODR).

“Naiknya jumlah ODR ini dipengaruhi oleh banyaknya orang yang pulang dari perantauan,” pungkasnya.(end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar