Pendidikan & Kesehatan

5 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto Jalani Isolasi

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto ada lima orang. Empat orang menjalani isolasi di rumah sakit rujukan, tiga orang di RSUD Prof Dr Soekandar, satu di RSUD Kabupaten Sidoarjo, sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto karantina di rumah karena tanpa gejala.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra mengatakan, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto ada lima orang. “Yang terbaru kemarin malam, ada tiga orang. Dua orang dari Kecamatan Jetis, riwayat bepergian dari Jakarta,” ungkapnya, Sabtu (25/4/2020).

Masih kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto ini, pasien dari Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pulang dari Jakarta pada 18 Maret 2020. Keduanya merupakan pasangan suami-istri (pasutri).

“Tanggal 20 Maret, suaminya ada gejala batuk, pilek dan tenggorokan sakit. Setelah itu, tanggal 27 Maret istrinya dibawa ke RSUD RA Basoeni hasilnya types kemudian dibawa ke Puskesmas Jetis untuk dilakukan rapid test. Dan hasil rapid test, suaminya negatif dan istrinya positif. Keduanya sekarang di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar,” katanya.

Masih kata dr Langit, satu lagi pasien positif Covid-19 yakni Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr Sudjatmiko. Menurutnya, ada gejala dan saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah pribadinya. Ia mengaku belum tahu terkait riwayat bepergian mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto tersebut.

“Beliau (Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, red) melakukan isolasi mandiri di kediamannya. Nanti kita info lebih lanjut (riwayat bepergian). Kadinkes rapid tes positif, beliau melakukan swab. Swab lama keluarnya dan kemarin baru keluar. Karantina di rumah karena tanpa gejala, semenjak rapid test beliaunya isolasi di rumah sampai sekarang,” tegasnya.

Lima pasien positif Covid-19 tersebut yakni ibu rumah tangga, (36) asal Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto yang tinggal di Kabupaten Sidoarjo. Pasien menjalani isolasi di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Pasien positif kedua yakni tenaga medis di RSUD Prof Dr Soekandar, R (39) asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pasien merupakan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Kabupaten Mojokerto yang mengikuti pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 9-18 Maret lalu dan di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar. Pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto JS (50) dan S (48).

Keduanya juga di isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sementara pasien positif Covid-19 kelima yakni Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, dr Sujadmiko yang menjalani karantina di rumah pribadinya. Ini lantaran mantan Direktur RSUD Prof Dr Soekandar ini tak ada gejala. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar