Pendidikan & Kesehatan

49 Tenaga Medis di RSUD Bojonegoro Terpapar Covid-19

Humas RSUD Bojonegoro, Thomas Djaja [Foto/dokumen sebelum Pandemi Covid-19]

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 49 tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro terpapar Covid-19. Akibat banyaknya tenaga medis yang terpapar Covid-19 tersebut, ruang pelayanan di IGD sempat ditutup karena dilakukan sterilisasi atau pembersihan secara menyeluruh.

Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Thomas Djaja mengatakan, penyebaran Covid-19 saat ini semakin memprihatinkan. Sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19, RSUD menyediakan ruang isolasi sebanyak 45 unit. Itu pun saat ini kondisinya hampir penuh dan menyisakan ruang untuk pasien yang sakit ringan.

Ruang isolasi itu ditempatkan terpisah dengan pasien lain. Yakni, di Gedung H lantai 4 dan 5. “Ruang isolasi tersebut hanya digunakan bagi penderita yang kondisinya sudah akut. Kalau tidak ada komorbit atau peyakit penyerta isolasi secara mandiri,” ujarnya, Jumat (25/12/2020).

Diketahui, sebanyak 49 tenaga medis yang terpapar Covid-19 itu dari berbagai ruangan, Rinciannya tenaga medis yang bertugas di IGD sebanyak 12 orang, ruang paru enam orang, poli sehati dua orang, poli gigi, poli bedah dan ruang bayi satu orang, radiologi lima orang, bagian HD dua orang, farmasi 12 orang, Sim RS enam orang dan sopir ambulans satu orang.

“Dari beberapa tenaga medis yang terpapar Covid-19 itu sudah ada yang meninggal tiga orang. Sekarang kondisinya memang sangat memprihatinkan,” pungkasnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro Masirin mengungkapkan, selain di RSUD Bojonegoro, Puskesmas Wisma Indah dan Puskesmas Kecamatan Kalitidu juga ditutup sementara. Itu karena terdapat tenaga medis yang juga terpapar Covid-19. Sehingga pelayanan dialihkan ke puskesmas terdekat. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar