Pendidikan & Kesehatan

41 Santri Pondok Gontor Sembuh dari Corona: Allah Menjaga Kita

Ponorogo (beritajatim.com) – Alunan shalawat thala’al badru ‘alaina menyambut 41 santri Pondok Gontor yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Shalawat itu dilantunkan oleh keluarga besar Pondok Modern Darussalam (PMDG) kampus 2 yang sudah menunggu sedari pagi kedatangan santri sembuh itu di kampus 2.

“Syukur yang luar biasa, 41 santri kami sudah sembuh setelah hasil swabnya negatif, alhamdulillah mereka sudah kembali ke PMDG kampus 2,” kata Juru bicara Satgas Covid-19 Gontor Ustadz Dr. M. Adib Fuadi Nuriz, saat menyambut santri yang sembuh usai menjalani karantina, Rabu (22/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut, ustadz Adib menginformasikan bahwa hasil swab terakhir satu santri yang dirawat di RSUD di Ngawi sudah dinyatakan negatif. Selain itu sisa santri positif yang saat ini masih di rumah sakit darurat Indrapura Surabaya dalam satu atau dua hari lagi hasil swabnya keluar.

“Kami ingin semua santri yang positif bisa cepat sembuh dan kembali ke PMDG kampus 2, supaya bisa mengikuti kegiatan belajar sebagaimana seperti biasanya,” katanya.

Ustadz Adib juga tidak henti-hentinya mengingatkan kepada santrinya tentang akan pentingnya protokol kesehatan dalam menjaga kesehatan dan kebersihan di dalam lingkungan pondok. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan physical distancing.

“Insya Allah kita akan selalu berusaha dan berdoa untuk mengimplementasikan protokol kesehatan dan melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah dan Nabi-Nya untuk sering berwudhu,” kata Ustadz Adib.

Sementara itu, wakil pengasuh PMDG kampus 2 Ustadz H. Muhammad Hudaya, menyampaikan keyakinannya akan janji dan pertolongan dari Allah dalam menghadapi ujian covid-19 ini.

“Kami yakin bahwa Allah itu menguji kita tapi sekaligus Allah menjaga kita. Karena kita adalah para mujahid-mujahid yang berjuang di jalan-Nya,” katanya.

Sejak awal pihaknya sudah optimis karena memang kondisi anak-anak sejak masuknya calon santri dan santri lama, semuanya dalam kondisi sehat, tidak ada gejala sakit dan tidak ada sakit bawaan. Dia mengungkapkan ada 4 kunci keberhasilan penanganan Covid-19 di PMDG kampus 2.

“Insyaallah keberhasilan kita sampai saat ini, kondisi kita kondusif, sehat dan ceria. Karena pertama adanya ketanggapan, kedua adanya kedisiplinan, ketiga peningkatan imun yang kita lakukan, dan keempat peningkatan spiritualitas. Inilah empat hal yang saya anggap bisa menjadikan kita kuat dan berhasil melalui ujian ini bi idznillah,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar