Pendidikan & Kesehatan

39 ABK Tiba di Bangkalan, Petugas Pasang Stiker Isolasi

Sudiyo Kepala Dinkes Bangkalan

Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak 39 Anak Buah Kapal (ABK) asal negara Jerman dan Belanda tiba di Bangkalan, Rabu (13/5/2020). Selanjutnya, seluruh ABK diisolasi secara mandiri di rumah dengan pengawasan oleh masyarakat, sehingga petugas memasang stiker isolasi di masing-masing rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Sudiyo mengatakan, seluruh ABK dilakukan isolasi mandiri berbasis masyarakat. Artinya, di setiap tempat tinggal ABK tersebut diawasi oleh masyarakat agar para ABK tak keluar rumah dalam waktu 14 hari.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapus di masing-masing tempat, untuk memantau langsung para pendatang asal luar negeri bersama Muspika setempat agar setiap pelayar yang datang melakukan isolasi mandiri,” ujarnya, Kamis (14/5/2020).

Tak cukup sampai di situ, ia mengatakan di rumah masing-masing pelayar yang datang juga ditempeli stiker pemberitahuan isolasi mandiri. Sehingga, masyarakat sekitar bisa turut mengawasi agar orang tersebut tidak keluar rumah dalam masa 14 hari.

“Isolasi mandiri selama 14 hari, setelah itu akan dites. Hal tersebut kami lakukan sebagai langkah antisipasi awal, meskipun masa perkembangan virus bisa sampai 28 hari,” lanjutnya.

Ia mengatakan, saat ini seluruh ABK tersebut sudah ada di rumah masing-masing dan sedang dicek oleh surveilance, setiap ABK sudah memegang kartu sehat yang menunjukkan hasil rapid dan PCR yang telah dilakukan sebelum tiba di Bangkalan.

“Untuk yang sudah tes PCR, kita tidak rapid lagi. Namun, untuk yang memiliki hasil rapid negatif, maka 10 hari kedepan akan dilakukan tes rapid ulang,” pungkasnya. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar