Pendidikan & Kesehatan

36 Anak Yatim Dhuafa Sunat Gratis di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Akmal, salah satu peserta yang mendapat giliran terakhir untuk khitan akhirnya tersenyum lebar. Ketakutan akan rasa sakit dikhitan hilang saat diyakinkan petugas khitan. Meski pun melewati negosiasi panjang, proses khitan terlaksana lancar.

Ibunda Akmal merasa lega, akhirnya Akmal bisa melaksanakan sunnah khitan. Ibunda juga merasa bersyukur Akmal dapat mengikuti khitan di Lasnaz LMI. Biaya khitan gratis, terlebih lagi pulangnya membawa bingkisan, tas sekolah dan uang saku.

Wajah sumringah 56 anak yatim dan dhuafa itu terpancar jelas. Penantian mereka selama ini untuk bisa khitan, akhirnya terjawab sudah. Kemarin, bersama Mitra khitan dan Laznas LMI, mereka bisa khitan.

“Alhamdulillah saya bisa khitan di kondisi Pandemik ini dengan gratis, jadi saya tidak mengeluarkan biaya apa-apa,” ujar salah seorang peserta, Senin (15/3/2021).

Kegiatan ini juga ada pemberian sembako dan santunan abang becak.

Menurut ketua IDI Probolinggo, dr. Intan Sudarmadji, Sp.S, berharap adanya acara ini bisa membantu sesama.

“Acara mulia ini sebagai sarana syiar Islam dalam menjalankan sunnah Rosul, serta untuk mewujudkan generasi yang sehat jasmani maupun rohani,” katanya.

Senada, hal itu juga diucapkan Dawud Sulaiman selaku kepala Perwakilan Laznas LMI Jawa Timur, ia mengaku, sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah menyukseskan acara ini.

“Kami berterimakasih kepada para donatur dan mitra khitan, semoga kegiatan ini terus berlanjut bermanfaat dan senantiasa mendapat keberkahan bersama,” pungkasnya. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar