Pendidikan & Kesehatan

35 Ton Beras dan 70 Ribu Masker Disalurkan pada Terdampak Covid-19 di Ponorogo

Pemberian secara simbolis beras dan masker ke warga terdampak Covid-19. (Foto/Polres Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Adanya pandemi Covid-19 telah berdampak kesebagian besar lapisan masyarakat. Terlebih lagi kepada warga yang kurang mampu. Dengan kebijakan di rumah saja yang pernah diterapkan oleh pemerintah, membuat ekonomi warga menjadi lebih sulit. Meskipun begitu, juga tidak sedikit orang atau komunitas yang peduli dengan keadaan ini. Seperti yang ditunjukkan oleh panitia Imlek dan pengusaha NKRI dan didukung oleh organisasi kemasyrakatan Yayasan Buddha Tzu Chi, Persatuan umat budha Indonesia, persatuan tionghoa dan paguyuban islam tionghoa Indonesia. Mereka menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 di wilayah Ponorogo.

Tercatat ada 35 ton beras dan 70.000 pcs masker disalurkan kepada masyarakat terdampak dan warga kurang mampu di bumi reyog. Bantuan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Polres Ponorogo, Kodim 0802 dan Pemkab Ponorogo terkait mekanisme penyaluran bantuan beras dan masker. Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Buddha Tzu Chi atas kepercayaan yang sudah diberikan. Yakni terkait penyaluran bantuan beras dan masker kepada warga terdampak Covid-19.

“Terimakasih kami ucapkan kepada para donatur atas bantuan beras dan masker untuk disalurkan warga terdampak virus corona di Ponorogo,” kata Nur Azis, Senin (14/6/2021).

Dengan sinergitas antara TNI, Polri dan Forkopimda Ponorogo, pihaknya akan mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk menyalurkan bantuan beras dan masker. Dia meminta Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar teliti dalam mendata warganya yang menerima bantuan. Hal itu dimaksudkan supaya bantuan itu bisa tepat sasaran. Maka dari itu, pihaknya meminta bhabinkamtibmas dan babinsa untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa masing-masing.

“Penyaluran saya perintahkan secara door to door, serta didokumentasikan. Baik berupa foto atapun video, dimana nantinya akan kita kumpulkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar