Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

31.900 Lulusan SMA Perebutkan 3.819 Kursi Mahasiswa Universitas Jember

Jember (beritajatim.com) – 31.900 siswa lulusan Sekolah Menengah Atas dan sederajat bersaing ketat memperebutkan 3.819 kursi mahasiswa baru Universitas Jember (Unej) angkatan 2022. Mereka mendaftar melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Untuk jalur ini, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama digelar pada 17-23 Mei 2022. Sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada 28 Mei-3 Juni 2022.

“Hasil jalur SBMPTN ini akan diumumkan pada 23 Juni 2022,” kata Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jember, Slamin, sebagaimana dilansir laman Humas Unej, Rabu (27/4/2022).

Dari 31.900 peserta itu, 13.950 calon memilih Universitas Jember sebagai pilihan pertama. Kemudian 17.950 peserta seleksi menjadikan Universitas Jember sebagai pilihan kedua.

Program Studi Pendidikan Dokter masih jadi favorit dengan 2.363 peminat yang memperebutkan 75 kursi. Program studi yang paling banyak diminati berikutnya adalah Farmasi yang menyediakan 80 kursi untuk diperebutkan 1.795 peminat.

Program Studi Ilmu Keperawatan diminati 1.608 orang, namun hanya menyediakan 100 kursi. Program Studi Pendidikan Dokter Gigi juga diminati banyak orang, yakni 1.506 peserta yang memperebutkan 94 kursi.

Program Studi Manajemen menjadi program studi sosial humaniora yang paling diminati. Ada 1.372 orang peminat yang memperebutkan 135 kursi.

Program Studi Kesehatan Masyarakat diminati 1.358 peserta yang memperebutkan 100 kursi.

Program Studi Ilmu Hukum yang menyediakan jatah bagi 225 kursi mahasiswa baru diminati oleh 1.276 peserta. Program Studi Akuntansi yang dipilih oleh 885 peserta yang akan memperebutkan 140 kursi.

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang menyediakan 68 kursi diminati 865 orang. Program Studi Ilmu Adminsitrasi Bisnis yang mengalokasikan 85 kursi diminati 797 orang.

Tidak semua peserta akan mengikuti UTBK SBMPTN 2022 di Unej. Hanya ada 13.826 peserta yang mengikuti UTBK di Pusat UTBK Universitas Jember.

Sebanyak 6.937 orang adalah peserta kategori ujian Saintek, 5.963 orang adalah peserta kategori ujian Soshum, serta 926 orang adalah peserta kategori ujian Campuran. Sisanya mengikuti UTBK di lokasi lain.

Slamin mengatakan, dalam satu hari gelombang ujian akan terdiri atas dua sesi, yang masing-masing sesi diikuti 615 peserta. Banyaknya peserta ini membuat Universitas Jember telah mempersiapkan berbagai hal, dari kesiapan fasilitas komputer dan ruangan, tenaga pengawas hingga berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemkab Jember melalui Tim Tanggap Darurat Kebencanaan Bencana Covid-19 Universitas Jember.

Panitia Pusat UTBK Universitas Jember mengimbau seluruh peserta agar mendapatkan vaksin booster dan selalu mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Bagi peserta yang belum mendapatkan vaksin booster, wajib menunjukkan surat keterangan telah melakukan pemeriksaan swab antigen dengan hasil negatif yang berlaku selama satu kali dua puluh empat jam.

Semua peserta tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, menjaga jarak dan melengkapi diri dengan hand sanitizer.

“Seluruh peserta mohon tetap jaga kesehatan, giat belajar dan banyak berdoa dalam menghadapi UTBK SBMPTN,” kata Slamin. [wir/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar