Pendidikan & Kesehatan

30 Kasus Demam Berdarah Terjadi pada Januari 2020

Foto: Ilustrasi Nyamuk Demam Berdarah

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mendata, selama Januari 2020 sudah terjadi kasus demam berdarah sebanyak 30 penderita. Jumlah kasus tersebut menyebar hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr Whenny Dyah mengungkapkan jumlah tersebut masih berpotensi ada data tambahan. “Data terakhir ada tiga puluh kasus warga yang terserang demam berdarah, kelihatannya masih berpotensi penambahan datanya,” ujarnya, Senin (10/2/2020)

Pihaknya mengaku terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan melakukan 3M Plus untuk menghindari perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty Betina yang menyebabkan penyakit Demam Berdarah.

Disebutkan 3M Plus adalah Menguras, Menutup, dan Mengubur barang bekas serta mengoleskan lotion anti nyamuk atau menggunakan kelambu saat di kamar. “Kami terus mensosialisasikan melalui petugas kesehatan dan kader PKK di seluruh desa untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Kasus DBD ini muncul karena, kata dia, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masih kurang. Apalagi selama musim hujan, nyamuk pembawa virus dengue itu terus berkembang. Nyamuk tersebut biasanya berkembang di genangan air yang tidak dibersihkan.

“Disarankan kebersihan rumah juga harus dijaga, misalnya seminggu sekali untuk menguras bak mandi, sehingga jentik-jentik nyamuk mati,” pungkasnya. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar