Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

3 Pegawai Dukcapil Tuban Positif Covid-19, Layanan Tatap Muka Tutup Sementara

Situasi kantor Dispendukcapil Kabupaten Tuban yang terlihat sepi setelah pelayanan tatap muka ditiadakan sementara.[foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tuban menutup sementara pelayanan secara tatap muka di kantor tersebut, Selasa (29/6/2021). Penutupan setelah tiga pegawai pelayanan yang dinyatakan positif Covid-19 dan tujuh orang pegawai lainnya sedang dalam kondisi sakit.

Penerapan Work From Home (WFH) terpaksa dilakukan oleh pihak Dispendukcapil Kabupaten Tuban untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Penerapan WFH dan penutupan pelayanan tatap muka di kantor dinas itu akan diberlakukan selama satu minggu.

 

Pantauan beritajatim.com di lapangan, meski pelayanan untuk tatap muka ditiadakan sementara, keberadaan kantor Dispendukcapil Kabupaten Tuban yang berada di jalan Teuku Umar, Kota Tuban itu tidak tutup total. Pintu utama kantor masih buka dan dipasang pemberitahuan tentang ditiadakannya pelayanan tatap muka.

“Pelayanan tatap muka kita tiadakan untuk sementara waktu, ada tiga petugas (pegawai) yang positif covid-19. Dan tujuh orang lainnya mengalami sakit,” terang Rohman Ubaid, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tuban.

Tak hanya pelayanan tatap muka di kantor Dispendukcapil, pelayanan tatap muka terkait kependudukan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Tuban juga ditiadakan sementara. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kerumunan dan juga penurunan Covid-19, mengingat saat ini di Tuban kasusnya terus meningkat.

“Karena ada yang positif dan juga ada yang sakit, sehingga semua staf/petugas layanan kami ajukan utk test antigen ke Puslabda Dinkes. Dan satu minggu WFH untuk petugas itu,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Kabag Humas Pemkab Tuban itu menjelaskan bahwa untuk layanan yang bersifat khusus tetap buka langsung di Mall Pelayanan Publik, seperti halnya layanan konsolidasi atau aktifasi NIK KTP atau KK. Selain itu untuk pelayanan di kantor Dispendukcapil seperti untuk perekaman biometrik KTP guna kepentingan yang sangat mendesak, serta legalisir dokumen kependudukan tetap dibuka.

“Untuk yang tidak mendesak kami harap sementara ditunda dulu datang ke Dinas. Layanan dokumen kependudukan bisa dengan sistem Online melalui Opetator Siak Desa dan Operator Siak Keacamatan, hal ini juga sebagai langkah menekan penyebaran atau penularan dengan menghindari kerumunan,” pungkasnya. [mut/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar