Pendidikan & Kesehatan

3 Kecamatan di Pamekasan Masuk Zona Merah Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Tiga dari 13 kecamatan di kabupaten Pamekasan, terdata sebagai zona merah penyebaran wabah virus corona akibat adanya warga dari wilayah setempat terinfeksi wabah yang sering disebut Covid-19.

Hal tersebut berdasar update peta sebaran Covid-19 yang dirilis Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pamekasan, Selasa (14/4/2020). Termasuk kecamatan Proppo, yang tercatat sebagai kecamatan ketiga zona merah pasca kecamatan Larangan dan Pademawu.

“Zona merah untuk wilayah kecamatan Proppo, akibat adanya satu warga asal wilayah setempat, dinyatakan positif terpapar virus corona berdasar hasil lab Kemenkes RI, Minggu (12/4/2020) lalu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Ahmad Marzuki, Selasa (14/4/2020).

Saat ini terdata sebanyak tiga orang dari tiga kecamatan berbeda di Pamekasan, dinyatakan terpapar wabah Covid-19. Dua pasien yang dinyatakan positif sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia, yakni pasien asal Pademawu.

Berdasar update terakhir Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, tercatat sebanyak 4.042 warga terdata sebagai Orang Dalam Resiko (ODR), serta sebanyak 126 warga terdata dengan status Orang Dalam Pantauan (ODP). Sedangkan dua orang lainnya terdata sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), namun keduanya dinyatakan negatif Covid-19.

Seperti diketahui, saat ini dari empat daerah di Pulau Garam Madura, terdata hanya dua kabupaten yang terdata dengan status hijau, yakni Sampang dan Bangkalan. Sementara dua kecamatan lainnya, yakni Bangkalan dan Pamekasan, terdata dengan status zona merah penyebaran wabah Covid-19. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar