Pendidikan & Kesehatan

Bupati HM Sanusi Wacanakan PSBL

3 Kecamatan di Kabupaten Malang Masih Zona Merah

Bupati Malang, M Sanusi.

Malang (beritajatim.com) – Bupati Malang, HM Sanusi menegaskan tinggal 3 kecamatan di wilayahnya yang harus ditangani lebih serius agar mentas dari zona merah Covid-19.

Ketiga kecamatan itu yakni Lawang, Singosari, dan Karangploso. Tadi malam tim Satgas New Normal Kabupaten Malang melaksanakan rapat koordinasi membahas kiat-kiat yang akan dilakukan kedepan untuk penanganan 3 kecamatan itu.

Dari hasil rapat koordinasi tersebut, muncul istilah Pembatasan Sosial Berskala Lokal alias PSBL.

“Ya pasti dalam pelaksanaan PSBL itu nanti akan ada penyekatan-penyekatan kayak check point, yang akan dirumuskan besok. Bagaimana mekanismenya yang lebih arif, bijak, yang bisa berjalan sesuai skema yang baik lah. Sehingga masyarakat tidak merasa terbebani, tapi juga memang butuh ketegasan dalam koridor ini,” ungkap Komandan Satgas New Normal Kabupaten Malang, Letkol Inf Ferry Muzawwad, Selasa (9/6/2020).

Pria yang menjabat Dandim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu itu mengakui, selama ini perputaran kasus Covid-19 yang paling tinggi di Kabupaten Malang memang terpusat di 3 kecamatan itu.

“Besok akan dirumuskan bagaimana melokalisir zona merah yang ada di Kabupaten Malang, Lawang, Singosari sama Karangploso. Karena ini putarannya disitu terus. Makanya ini bagaimana memformulasikan agar penyebaran ini bisa terputus disitu. Sedangkan yang lain insyaallah sudah kuat kan ya,” terangnya.

Ferry melanjutkan, jika keputusan PSBL itu masih belum final. Rencananya, Satgas New Normal Kabupaten Malang bakal melakukan rapat koordinasi sekali lagi sebelum memutuskan penerapan PSBL di 3 kecamatan itu.

“Kemungkinan. Tapi saya belum bisa meng-iya-kan. Karena masih merumuskan tentang apa yang harus dilakukan oleh Pemkab Malang di 3 kecamatan,” pungkasnya. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar