Pendidikan & Kesehatan

3 Hari Dibuka, 50 Orang Kunjungi RSUA Crisis Centre Corona

Surabaya (beritajatim.com) – Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) bekerja sama dengan BPBD Jawa Timur mendirikan posko Crisis Centre Corona. Posko ini melayani masyarakat yang ingin memeriksakan dirinya atau ingin mendapatkan edukasi seputar virus corona.

Menurut Alfian Nur Rosyid, dr Sp PP dan Tim Satgas Corona RSUA, selama 3 hari sejak dibukanya posko ini, banyak masyarakat yang datang memeriksakan diri memastikan dirinya sehat dan tidak terjangkit virus corona. “Sampai kemarin terdapat kurang lebih 50 orang yang datang untuk periksa, rata-rata mereka datang karena panik,” ujar dr Alfian, Rabu (11/3/2020).

Dari sekian banyak pengunjung Crisis Centre Corona RSUA, terdapat beberapa pengunjung WNA (Warga Negara Asing) baik dari Belanda, Jepang bahkan China. Beberapa juga ada yang datang karena panik lantaran telah bersinggungan dengan WNA atau memiliki riwayat berpergian ke luar negeri. “Dari sekian banyak yang datang hanya ada 2 yang dinyatakan ODP atau Orang Dalam Pengawasan. Sedangkan yang lain dinyatakan sehat dan diizinkan pulang,” terang dr Alfian.

2 ODP tersebut merupakan WNI, salah satunya memiliki riwayat telah melakukan perjalanan ke Jepang, dan yang lainnya memiliki riwayat telah melakukan kontak dengan WNA di sebuah acara di Jakarta.

“Mereka datang dengan keluhan demam batuk dan sedikit sesak. Hari ini kami lakukan berbagai tes, termasuk swap, Rontgen, dan darah. Untuk swap kami masih menunggu hasil selama kurang lebih 7 hari. Jadi saat ini 2 ODP kami rawat di ruang isolasi,” terangnya.

Namun hari ini dr Alfian mengatakan bahwa keadaan 2 ODP tersebut berangsur membaik, yang awalnya terasa sesak, saat ini sudah bisa bernafas normal. Demam dan batuk berdahak juga mulai membaik.

“Semoga kedepannya hasil dinyatakan negatif dan mereka bisa sehat dan pulang kembali keaktifitas masing-masing,” tukas dr Alfian. [adg/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar