Pendidikan & Kesehatan

288 Tempat Tidur Isolasi Covid di Jember Sudah Terisi

RSD dr Soebandi Jember, Maret 2020.

Jember (beritajatim.com) – Meningkatnya angka konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat ketersediaan tempat tidur isolasi di 13 rumah sakit semakin menipis.

Total jumlah tempat tidur khusus untuk pasien Covid-19 di Jember adalah 358 buah, sebanyak 39 di antaranya adalah untuk ICU (Intensive Care Unit) atau layanan perawatan intensif. Terhitung pada Minggu (27/6/2021), sebanyak 288 buah tempat tidur sudah terisi atau 80 persen dari keseluruhan tempat tidur.

 

Saat ini, tinggal 70 tempat tidur yang tersedia, dan 13 tempat tidur di antaranya berada di ruang ICU. Tidak semua rumah sakit memiliki tempat tidur ICU. Dari 13 rumah sakit, hanya RS Daerah dr. Soebandi, RS Perkebunan PTPN X, RS Paru Jember, RS Bina Sehat, RS Kaliwates, dan RS Siloam.

“Dalam dua minggu ini ada peningkatan kasus di Jember. Kasus-kasus yang memang perlu dirawat di rumah sakit kami upayakan tidak sampai tidak tertangani. Dalam empat hari terakhir memang terjadi peningkatan BOR (Bed Occuupation Rate) tempat tidur,” kata Alfi Yudisianto, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jember.

Salah satu upaya Dinas Kesehatan Jember adalah meminta tambahan tempat tidur pada rumah sakit, sehingga tambahan kasus yang harus dirawat bisa teratasi. “Langkah berikutnya, akan ada edaran-edaran terkait kegiatan yang mengundang kerumunan massa diimbau agar dihentikan,” kata Alfi.

Penambahan tempat tidur dilakukan saat persentase keterpakaian tempat tidur mencapai 60 persen. “Jadi itu sudah kami antisipasi,” kata Alfi.

Berdasarkan data Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, Minggu (27/6/2021), ada tambahan 31 kasus baru terkonfirmasi positifm 3 pasien sembuh, dan 6 pasien meninggal dunia. Total keseluruhan kasus di Jember sejak awal Pandemi Covid tahun lalu sudah mencapai 7.383 kasus terkonfirmasi positit dan 223 kasus di antaranya adalah kasus aktif. Sementara jumlah pasien meninggal mencapai 512 orang. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar