Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

25 Kuota Beasiswa Mahasiswa Gresik Tidak Terserap

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 25 kuota beasiswa mahasiswa Gresik tahun 2021 tidak terserap. Hal ini disebabkan mahasiswa tersebut tidak masuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Padahal untuk mengurusnya cukup mudah.

Berdasarkan data yang dihimpun, tahun lalu Pemkab Gresik menganggarkan Rp 885 juta untuk 59 kuota beasiswa mahasiswa. Dari jumlah tersebut 25 kuota di antaranya tidak terserap sampai akhir tahun.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Ummi Khoiroh menuturkan, tahun 2021 lalu memang ada dua surat tertulis dari Dinas Pendidikan. Isinya 25 calon penerima beasiswa tidak masuk kedalam DTKS.

“Kalau tidak masuk DTKS, ada konfirmasi apakah mahasiswa ini memang dari keluarga kurang mampu atau bukan. Apabila kurang mampu seharusnya didorong untuk dimasukan DTKS,” tuturnya, Jumat (28/01/2022).

Ia menambahkan, memasukkan DTKS sebetulnya tidak susah. Ada dua opsi
melalui data yang diajukan oleh desa, dan yang kedua melalui pengajuan mandiri.

“Untuk mandiri ini yang bersangkutan membawa surat keterangan tidak mampu dari desa,” imbuhnya.

Tahun ini lanjut dia, Pemkab Gresik kembali memberikan kuota kepada mahasiswa kurang mampu untuk mendapatkan beasiswa. Jumlahnya total ada 100 kuota dengan masing-masing mendapat Rp 15 juta.

Secara terpisah, Ketua Komisi I DPRD Gresik Jumanto mengatakan, persyaratan untuk mendapatkan beasiswa ini tidak perpenuhi perlu dicek. Jangan langsung dicoret, siapa tahu benar dari keluarga kurang mampu yang kebetulan belum masuk DTKS.

“Cek dan ricek di lapangan perlu dilakukan oleh pihak Dinsos Gresik. Jangan sampai yang menerima mahasiswa malah dari keluarga mampu,” pungkasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar