Pendidikan & Kesehatan

24 Pegawai di Karantina, UPT Puskesmas Puri di Mojokerto Ditutup

UPT Puskesmas Puri di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 24 pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Puri di Kabupaten Mojokerto menjalani karantina, menyusul satu tenaga kesehatan (nakes) diketahui terpapar Covid-19. Sehingga pelayanan di UPT Puskesmas Puri ditutup selama satu minggu.

Juru Bicara (jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Septianto membenarkan, ada satu orang nakes di UPT Puskesmas Puri terpapar virus corona. Kita tidak mau ambil resiko, setelah diketahui ada satu nakes terkonfirmasi positif langsung kita tutup sementara,” ungkapnya, Senin (13/7/2020).

Penutupan sementara dilakukan setelah satu nakes di bidang pelayanan di UPT Puskesmas Puri terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, lanjut Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto, yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar, di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

“Penutupan dilakukan selama satu minggu ke depan, mulai hari ini. Karena UPT Puskesmas Puri digunakan sebagai karantina 24 pegawai yang sebelumnya kontak dekat dengan pasien. Mereka juga sudah kita rapid test, semoga semuanya aman agar pelayanan segera bisa di buka kembali,” katanya.

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Mojokerto ini menambahkan, selama penutupan UPT Puskesmas Puri, pelayanan kesehatan dialihkan ke puskesmas dan Puskesmas Terpadu (Pustu) terdekat. Yakni UPT Puskesmas Dlanggu, UPT Puskesmas Gayaman di Kecamatan Mojoanyar dan UPT Puskesmas Sooko.

“Kita tutup itu, karena di sana juga kita gunakan sebagai lokasi karantina. Ada sebanyak 24 pegawai, mulai dari nakes hingga bagian TU yang saat ini menjalani karantina di UPT Puskesmas Puri. Pelayanan dialihkan ke sejumlah puskesmas sekitar, di Puskesmas Sooko, Dlanggu dan Gayaman serta Pustu Plososari,” jelasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar