Pendidikan & Kesehatan

214.874 Siswa Lolos PPDB Jatim SMA/SMK Negeri

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 214.874 siswa dinyatakan lolos dalam seleksi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK negeri tahun 2020. Namun, proses verifikasi dan validasi berkas PPDB yang dinyatakan diterima di SMA/SMK tujuan tetap dilakukan hingga dua minggu kedepan.

Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dindik Jatim, Alfian Majdie menuturkan sesuai instruksi kepala Dinas Pendidikan Jatim, seluruh kepala SMA/SMK wajib melakukan verifikasi berkas. Utamanya untuk keaslian surat keterangan domisili (SKD) dan KK.

“Ada sepuluh berkas yang harus diverifiksi dan divalidasi oleh sekolah. Utamanya SKD dan KK. Proses ini sudah dilakukan sejak hari Senin kemarin sampai dua minggu kedepan,” ujar dia, Rabu (1/7/2020).

Selain kedua berkas tersebut, sekolah juga harus harus melakukan verifikasi Kartu Bantuan Pemerintah, SKTM (surat keternagan tidak mampu), Surat Ket Asosiasi Buruh, Surat Mutasi Orang tua, SK Mengajar Guru, SK NAKES, Sertifikat Kejuaraan, Surat Pernyataan Tidak buta warna dan tinggi badan dari orang tua serta Nilai rapot.

“Berkas-berkas ini kita minta keasliannya dari siswa dengan menghubungi mereka melalui telfon. Karena saat proses ppdb berlangsung ini semua kan berupa foto. Jadi kita minta berkas yang asli untuk melakukan pengecekan berkas,” papar dia.

Sedangkan untuk persoalan jarak dan nilai sudah diselesaikan sebelum pengambilan PIN. Sementara itu, bagi peserta didik yang dinyatakan diterima di SMA tujuan untuk tahap 2 dan SMK negeri tujuan di tahap 3, secara otomatis sudah melakukan daftar ulang. Di tahap 2 dan 3, untuk daftar ulang mereka hanya menunggu telfon dari sekolah untuk memberikan berkas asli PPDB di sekolah.

“Kita buat memang (daftar ulang) secara otomatis (tahap 2 dan 3). Tapi peserta didik akan dianggap mengundurkan diri jika mereka membuat pernyataan mengundurkan diri. Jadi tidak ada anak yang tidak daftar ulang, kecuali mengundurkan diri,” tegas nya.

Untuk bangku kosong, Alfian menegaskan jika tidak ada pemenuhan pagu. Bahkan di SMA/SMK didaerah Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kediri dan Madiun tidak ada sisa pagu, karena secara online (pagu,red) sekolah terpenuhi semua. Karena itu ia menyarankan masyarakat untuk mendaftarkan putra-putri di SMA/SMK swasta. “Kualitasnya sama. Uang gedung sekolah swasta juga jauh turun,” kata dia.

Tahun ini, PPDB Jatim jenjang SMA/SMK menerima 214.874 siswa. Dengan rincian Tahap 1 SMA sebanyak 19.156 dan SMK 18.221. Tahap 2 jalur zonasi SMA sebanyak 65.849 dan tahap 3, Jalur Prestasi nilai SMA sebanyak 21.444 serta reguler SMK sebanyak 90.204 siswa. [kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar