Pendidikan & Kesehatan

2 Pasien Baru Covid-19 Pamekasan dari Claster Pelatihan Haji

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua warga Pamekasan yang dinyatakan positif terinfeksi wabah virus corona, merupakan orang yang tercatat sebagai peserta yang tergabung dalam claster pelatihan ibadah haji yang digelar di Surabaya, beberapa waktu lalu.

“Perkembangan Covid-19, Satgas Pamekasan memperoleh info dari Satgas Covid-19 Jawa Timur, berdasar hasil Lab di Jakarta. Saat ini jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 lima orang, satu orang lainnya meninggal dunia,” kata salah satu Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono, Rabu (15/4/2020).

Tambahan dua kasus baru tersebut merupakan orang yang berprofesi sebagai Tim Pembina Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan. Keduanya berasal dari dua kecamatan berbeda di Pamekasan.

“Dua kasus baru ini, pertama petugas pendamping haji berusia sekitar 57 tahun asal Proppo. Kronologinya, pada 27 Maret dilakukan tracing dengan hasil yang bersangkutan ditetapkan sebagai ODP (Orang Dalam Pantauan), selanjutnya melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya,” ungkapnya.

Pasca melakukan isolasi mandiri, yang bersangkutan selanjutnya menjalani proses rapid tes dengan hasil negatif Covid-19. “Bersamaan dengan rapid tes, juga dilakukan pengambilan swab pada 9 April 2020. Info dari tim Satgas Covid-19 Jatim, hasil swab yang bersangkutan positif Covid-19,” imbuhnya.

“Kasus kedua adalah tenaga kesehatan ibadah haji berusia sekitar 40 tahun asal Galis, kronologinya hampir sama, di mana pada 24 Maret dilakukan tracing dan ditemukan gejala, selanjutnya ditetapkan sebagai ODP,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pamekasan.

Pasca ditetapkan dengan status ODP, yang bersangkutan selanjutnya dilakukan rapid tes pada 3 April 2020 lalu. “Hasil rapid tes dinyatakan negatif, selanjutnya tanggal 9 April hasilnya positif dan tanggal yang sama dilakukan pengambilan swab dan kemarin dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,” beber Sigit.

“Saat ini keduanya sudah melakukan isolasi di rumah sakit (RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan), dari itu mari kita doakan saudara kita yang hari ini terkonfirmasi agar segera diberi kesembuhan, semoga para tenaga kesehatan juga diberi kekuatan dan kesabaran. Tidak kalah penting, kita harus memohon pertolongan dari Allah, semoga kita senantiasa diberi kesehatan,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar