Pendidikan & Kesehatan

2 Nakes Perempuan dan Ibu Hamil di Kota Mojokerto Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto kembali mencatat ada tambahan tiga pasien positif Covid-19 di Kota Mojokerto. Yakni dua tenaga kesehatan (nakes) perempuan dan seorang ibu hamil tercatat sebagai pasien positif 43, 44 dan 45.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, tiga tambahan pasien positif tersebut berasal dari Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. “Pasien positif 43 merupakan nakes dengan inisial ZAN, usia 27 tahun,” ungkapnya, Sabtu (20/6/2020).

Masih kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto ini, pasien ZAN tercatat sebagai Orang Tanpa Gejala (ORT). Meski hasil rapid test pasien ZAN non reaktif, namun pasien ZAN menjalani uji swab pada 17 Juni 2020 lalu.

“Hasilnya keluar hari ini dan positif, sebanyak lima anggota keluarga pasien ZAN akan segera dilakukan rapit test. Jika ada yang reaktif segera dilakukan tes swab. Sementara pasien positif 43 merupakan ibu rumah tangga yang sedang hamil, dengan usia kehamilan dua bulan,” katanya.

Pasien berinisial M, usia 21 tahun dengan diagnosa awal mual dan muntah berat selama kehamilan atau hiperemesis gravidarum. Pasien M menjalani dua kali swab setelah rapid test dilakukan menunjukkan hasil reaktif. Namun hasil swab pertama negatif, baru swab kedua positif.

“Hasil swab keduanya juga keluar hari ini dan hasilnya positif. Ada 3 anggota keluarga yang kontak erat dengan pasien M, hasil rapid test non reaktif dan belum dilakukan swab namun semuanya direncanakan akan menempatkan Rusunawa Cinde,” katanya.

Sementara, tambahan pasien positif terakhir juga nakes asal Kecamatan Prajurit Kulon sama dengan pasien positif 43. Pasien positif 45 dengan inisial NI, usia 40 tahun ini dengan diagnosa awal merupakan OTG dan menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Ada 4 orang anggota keluarga pasien NI akan segera dilakukan rapit test, jika ada yang reaktif maka akan dilakukan tes swab. Dengan tambahnya 3 pasien positif hari ini, maka jumlah pasien positif di Kota Mojokerto sebanyak 45 orang,” tegas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto ini. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar