Pendidikan & Kesehatan

Pulang ke Tuban

16 Santri Temboro Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Tuban (beritajatim.com) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban bergerak melakukan pendataan para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Alfatah Temboro, Mangetan, yang mudik ke Bumi Wali. Hal itu menyusul ramainya pemberitaan santri asal Malaysia yang baru pulang dari pondok tersebut dan dinyatakan positif Covid-19.

Data yang dimiliki Gugus Tugas, terdapat puluhan santri Ponpes Temboro yang sudah pulang ke rumah masing-masing. Belasan santri itu telah menjalani rapid test yang dilakukan tim Dinas Kasehatan Tuban, sedangkan sejumlah santri lainnya masih belum mau menjalani tes itu.

Sejauh ini santri yang baru pulang dari Magetan itu sebanyak 24 anak. Rata-rata mereka berusia di bawah 17 tahun. Sabtri-santri tersebut berasal dari beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Tuban, Palang, Semanding, Jenu, Merakurak, Montong, Bancar, Widang dan Kecamatan Plumpang.

“Yang sudah di-RDT (rapid tess) ada 16 santri. Hasilnya semua negatif. Sedangkan yang belum tes sebanyak delapan anak,” terang Bambang Priyo Utomo, selaku Kepala Dinas Kehatan (Dinkes) Tuban saat dikonfirmasi terkait kondisi kesehatan para santri yang pulang dari Ponpes Temboro Magetan itu.

Setelah menjalani rapid test, pihak tim Gugus Tugas tingkat kecamatan akan terus memantau kondisi kesehatan para santri yang berada di rumahnya itu. Saat ini, santri tersebut wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari dengan pengawasan dari petugas.

“Sudah diadakan pemeriksaan kesehatan (santri yang pulang dari Ponpes Temboro), Alhamdulillah sehat. Mereka akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,” sambung Suwoto, Camat Motong, Kabupaten Tuban. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar