Pendidikan & Kesehatan

15 Santri Pondok Gontor Positif Covid-19

Foto ilustrasi.

Ponorogo (beritajatim.com) – Penambahan kasus konfirmasi Covid-19 kembali terjadi di Ponorogo. Per hari Kamis (16/7/2020), tercatat ada penambahan 17 kasus.

Jumlah tersebut menjadi penambahan yang tertinggi sejak warga Ponorogo ada yang terjangkit virus asal Wuhan China, tiga bulan yang lalu. Penambahan itu terdiri dari 15 santri Pondok Gontor Kampus 2 dan sisanya laki-laki berusia 32 tahun asal Desa Paringan Kecamatan Jenangan dan perempuan 47 tahun dari Desa Bedrug Kecamatan Pulung.

“Tambahan 15 santri dari Pondok Gontor ini menunjukkan bahwa betapa cepatnya virus ini menular,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Kamis sore.

Dengan adanya kasus konfirmasi tersebut, upaya keras telah dilakukan oleh Satgas Covid-19 Gontor. Selain memperketat penerapan protokol kesehatan, pihak Pondok Gontor juga menyediakan gedung khusus, bagi warga pondok yang terindikasi untuk menjalani isolasi di gedung tersebut.

“Beberapa warga pondok yang dinyatakan positif pun dipindahkan ke Surabaya, sebagai bagian dari upaya untuk percepatan penanganan,” katanya.

Pihak pondok, kata Ipong juga mendatangkan mesin PCR, yang rencana operasionalnya akan bekerjasama dengan salah satu rumah sakit di Ponorogo. Dengan upaya yang dilakukan oleh pihak pondok tersebut, Ipong berharap dapat mempercepat penanganan Covid-19 di lingkungan Pondok Gontor Kampus 2.

“Cepatnya penularan Covid-19 ini harus diimbangi dengan kecepatan penanganan dan peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan,” harap Ipong.

Selain penambahan kasus konfirmasi, Ipong juga memgabarkan ada 7 pasien yang dinyatakan sembuh. Dengan demikian total ada 51 orang yang dinyatakan sembuh. Pasien meninggal ada 4 orang dan menjalani isolasi ada 59 orang.

“Jadi jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Ponorogo ada 114 pasien, yang sembuh 51 orang, dan menjalani isolasi 59 serta 4 orang dinyatakan meninggal karena Covid-19,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar