Pendidikan & Kesehatan

15 Pasien Covid-19 dari Bangkalan Dirujuk ke RS Unair

Penyekatan di Jembatan Suramadu imbas melonjaknya kasus Covid-19 di Bangkalan.

Surabaya (beritajatim.com) – Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Madura membuat Dinas Kesehahatan Jawa Timur (Dinkes Jatim) meminta 6 rumah sakit jejaring di Surabaya menjadi rujukan pasien-pasien Covid-19 dari Bangkalan.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Kadinkes Jatim, Herlin Ferliana melalui surat resmi bernomor 005/8737/102.4/2021, yang menunjuk 6 rumah sakit, yakni RSUD Dr Soetomo, RS Universitas Airlangga, RS Haji Surabaya, RS PHC, RS Adi Husada dan RS Al Irsyad.

“Rumah sakit yang dekat Bangkalan. Pokoknya yang jangkauannya mendekati Bangkalan,” ujar Kepala Dinkes Jatim Herlin Ferliana, dikonfirmasi di Surabaya, Senin (7/6/2021).

Selain jarak, lanjut Herlin, kondisi ketersediaan kamar atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya masih sangat memadai.

“Kondisi (BOR) Surabaya relatif bagus sebetulnya, tapi kita harus menyiapkan menerima (pasien) Bangkalan ini,” ucap dia.

Untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19 di Bangkalan, Dinkes Jatim dan Dinkes Kabupaten Bangkalan akan melakukan screening. Pihaknya akan memisahkan yang sudah terjangkit dan yang belum.

“Screening untuk memisah positif dengan negatif. Yang positif pun akan kami pisah lagi. Yang tidak ada gejala, kami letakkan di rumah sakit darurat, yang gejala ke RS,” katanya.

Terkait permintaan Kadinkes tersebut, Direktur RS Universitas Airlangga, Prof. Dr. Nasronudin,Sp.PD.,KPTI-FINASIM menyatakan diri siap menampung dan menangani pasien Covid-19 dari Bangkalan.

“RSUA siap. Ini menambah ventilator di ICU dari semula operasional 10. Kita tambah 17 Ventilator di ICU sehingga menjadi 27 Ventilator,” ujar Prof Nasron kepada beritajatim.com.

Selain itu, Prof Nasron juga mengatakan bahwa RSUA menambah HCU dan fasilitas lainnya agar bisa menampung jika ada lonjakan yang cukup drastis di RSUA.

“HCU yang semula operasional 40 tempat tidur kita tambah 42 plus 12 buffer. Menjadi 94 tempat tidur,” tambahnya

Saat ini pun di RSUA sudah masuk beberapa pasien dari Bangkalan, yakni sekitar 15 pasien.

“Semalam 7 orang, ini tadi 8 orang, tidak tahu nanti sore, masih bisa bertambah lagi,” pungkasnya. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar