Pendidikan & Kesehatan

Hadapi Pandemi Covid-19

13 Dekan FK se-Jatim Gelar Pernyataan Bersama

Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 13 Dekan Fakultas Kedokteran (FK) se Jawa Timur, hari ini, Sabtu (9/1/2021) bersatu membentuk satu forum untuk mengambil langkah promotif preventif Covid-19.

Para pimpinan FK se Jatim, yang terdiri dari FK Universitas Airlangga, FK Universitas Brawijaya, FK Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, FK Universitas Hang Tuah, FK Universitas Negeri Jember, FK Universitas Muhammadiyah Malang, FK Universitas Islam Malang, FK Universitas Katolik Widya Mandala, FK Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, FK Universitas Ciputra, FK Universitas Surabaya, FK Universitas Muhammadiyah Surabaya, FK Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Ke 13 Dekan FK se Jatim bersama sama memberikan 6 pernyataan resmi bersama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

1. Kami menyatakan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas meningkatnya kasus Covid-19 yang telah banyak memakan korban jiwa baik pada tenaga kesehatan maupun masyarakat umum di Indonesia.

2. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan dukungan sepenuhnya kepada seluruh tenaga Kesehatan baik medis maupun nonn medis yang telah berjuang dalam penanganan kasus Covid-19

3. Kami menghimbau kepada para tokoh masyarakat untuk tetap menjadi panutan kepada komunitasnya dalam hal pencegahan penularan dan penanganan Covid-19

4. Kami mendorong kepada masyarakat untuk tetap Waspada dan Disiplin serta senantiasa menerapkan Protokol 5M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi

Mobilitas dan Interaksi).

5. Kami mendukung upaya pemerintah dan mendorong masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam pelaksanaan 3T (Test, Trace, Treat) dan Vaksinasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

6. Kami menghimbau kepada seluruh institusi Pendidikan tetap mengutamakan keselamatan peserta didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Dipimpin oleh Prof Budi Santoso, dr Sp OG (K), selaku Dekan FK Unair, penyataan bersama ini pun dilangsungkan secara daring.

Prof Budi mengatakan bahwa gerakan ini merupakan bentuk keprihatinan para Dekan FK se Jatim dengan adanya pandemi Covid-19 yang tidak kunjung selesai dan menyebut gerakan ini sebagai gerakan moral.

“Gerakan yang dilakukan 13 Dekan ini merupakan gerakan moral, menyatukan pendapat, yang menjadi sasaran kami adalah tentu masyarakat untuk kita himbau tetap melaksanakan 5M, 3T,” ujar Prof Budi.

Meski merupakan gerakan moral, Prof Budi mengatakan bahwa setidaknya himbauan ini diharapkan mampu untuk memberikan motivasi agar semua lapisan masyarakat mau, melakukan yang terbaik dalam penanggulangan Covid-19, seperti yang telah dituliskan dalam Pernyataan Resmi Dekan FK se Jatim.

Prof Budi menjelaskan bahwa himbauan ini akan disebarkan secara resmi ke instansi-instansi, stake holder, pemuka agama dan tokoh masyarakat.

“Harapan kami, dengan himbauan dan pernyataan ini bisa menjadi menambah atau mengecas lagi semangat, mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol 5M, memakai masker mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan yang selama ini sudah dilakukan seperti itu dan juga 3T. kan itu yang bisa disampaikan dan bisa menjadi teladan atau panutan pada masyarakat dan menghimbau supaya para tokoh masyarakat bisa menjadi teladan untuk masyarakat dalam penanganan atau Covid19,” tambah Dekan FK Unusa, dr Handayani.(ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar