Pendidikan & Kesehatan

123 Ribu Lansia Kota Malang Masuk Kategori Penerima Vaksin Tahap Kedua

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang bakal melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada Maret 2021 mendatang. Vaksinasi tahap kedua ini akan menyasar TNI/Polri, petugas pelayanan publik, ASN, guru dan terakhir adalah warga lanjut usia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni mengatakan, merujuk pada data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, jumlah lansia atau warga dengan usia 60 tahun ke atas sebanyak 123.143 jiwa. Mereka akan melakukan skrining sesuai kriteria penerima vaksin.

“Jumlah penduduk Kota Malang usia 60 tahun ke atas adalah 123.143 jiwa. Jumlah ini nantinya, saat akan dilakukan vaksin akan dilakukan skrining,” ujar Sri Winarni, Selasa, (16/2/2021).

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan skrining yang dilakukan antara lain tensi darah, berat badan, suhu, tekanan darah, respirasi hingga saturasi oksigen. Skrining dilakukan pada hari vaksinasi. Kemudian ada 12 item pertanyaan yang akan menentukan kategori lansia mendapat vaksin atau tidak.

“Dari situ ditentukan apakah lansia ini boleh divaksin, ditunda atau tidak memungkinkan untuk divaksin. Jika tidak boleh itu memang ada kriteria kesehatan tertentu sehingga tidak memungkinkan divaksin,” papar Husnul.

Husnul mengungkapkan, jenis vaksin yang akan diberikan masih sama yakni vaksik sinovac. Sesuai rencana, vaksinasi tahap kedua akan dilakukan pada Maret 2021 mendatang. “Data jumlahnya sudah ada di Dinkes. Jenisnya sama saja vaksin sinovac,” tandas Husnul. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar