Pendidikan & Kesehatan

Update Sebaran Covid-19 Pamekasan

11 Orang di Pamekasan Dirawat Akibat Covid-19

Virus Corona Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 11 pasien Covid-19 dengan dua status berbeda di kabupaten Pamekasan, tengah menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda, yakni di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan dan RS Moh Noer Pamekasan.

Jumlah tersebut terdiri dari enam pasien Covid-19 dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sedangkan sebanyak lima pasien lainnya dinyatakan positif terinfeksi wabah virus corona berdasar hasil swab Balitbangkes Kemenkes RI.

Namun yang pasti, jumlah tersebut sudah mengalami penurunan dari angka sebelumnya yang mencapai angka hingga 20 orang dengan dua status berbeda. Masing-masing 10 orang dengan status PDP dan 10 orang lainnya dengan status positif.

“Berdasar update peta sebaran Covid-19 hari ini, terdata sebanyak enam orang dengan status PDP yang tengah dirawat di RSUD Smart dan RS Moh Noer Pamekasan. Lima pasien positif dirawat di RSUD Smart Pamekasan,” kata Juru Bicara Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan, dr Achmad Marzuki, Senin (4/5/2020) malam.

Dari total jumlah tersebut, terdata sebanyak 10 orang tercatat dengan status PDP dan sempat menjalani perawatan intensif. Namun dari jumlah tersebut, sebanyak empat orang dinyatakan sembuh dengan hasil pemeriksaan swab negatif Covid-19.

Sementara untuk status pasien positif Covid-19, terdata sebanyak 10 orang. Tetapi dari jumlah tersebut, saat ini tercatat sebanyak lima orang yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Smart Pamekasan di Jl Raya Panglegur. Sedangkan empat orang dinyatakan sembuh, serta satu orang lainnya meninggal dunia.

“Dari total pasien yang kami rawat, alhamdulillah sudah mengalami penurunan angka dari sebelumnya. Pasien dengan status PDP berkurang empat orang pasca dinyatakan negatif Covid-19, termasuk empat pasien posotif yang juga sudah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumah masing-masing,” ungkapnya.

Tidak hanya pasien dengan status PDP maupun pasien positif Covid-19, penurunan serupa juga terjadi pada status Orang Dalam Resiko (ODR) maupun Orang Dalam Pantauan (ODP). Di mana saat ini terdata sebanyak 1.622 orang dengan status ODR, serta sebanyak 20 warga dengan status ODP.

“Hal ini tidak lepas dari kerja keras tim medis yang melakukan perawatan intens kepada para pasien, termasuk juga doa dari seluruh masyarakat. Kami berharap angka ini terus mengecil, sekaligus wabah ini segera berakhir. Sehingga kita dapat beraktivitas seperti semula,” harapnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar