Pendidikan & Kesehatan

11 Langkah Pencegahan Corona yang Diambil Pemkab Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri menetapkan status siaga darurat bencana Covid-19. Akibat dampak bencana ini, maka perayaan Hari Jadi Kabupaten Kediri terpaksa dibatakan.

Penetapan status siaga darurat ini disampaikan Bupati Kediri Dr. Hj. Haryanti Sutrisno didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dr. Bambang Triyono Putro sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Haryanti mengumumkan langkah-langkah taktis yang akan diambil pemerintah daerah.

“Mulai hari ini kami menyatakan status siaga darurat bencana Covid-19. Pemerintah telah membentuk gugus tugas untuk penanganan ini, jadi masyarakat tak perlu khawatir,” kata Haryanti, Senin (16/3/2020).

Sejumlah agenda penting Pemerintah Kabupaten Kediri dibatalkan. Salah satunya adalah puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1216. Menurut Haryanti, pelaksanaan peringatan hari jadi tak bisa dilakukan dalam kondisi siaga darurat. Sebab acara tahunan yang digelar Pemkab Kediri ini akan menyedot ribuan peserta dan penonton dari berbagai daerah.

“Kami terpaksa membatalkan pentas seribu penari yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Bagaimana lagi, keselamatan warga harus diutamakan,” kata Haryanti.

Sementara untuk penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Kediri ini, Haryanti memastikan kesiapan seluruh tenaga medis dan sarana kesehatan yang ada. Bupati juga mengklarifikasi kabar terinfeksinya dua warga Kediri yang disebut-sebut terpapar Corona sebagai berita tidak benar. Menurut Haryanti, dua pasien yang sempat diobservasi itu hanya mengalami flu biasa.

Untuk biaya penanganan wabah ini, pemerintah daerah akan menalangi dari dana tak terduga APBD Kabupaten Kediri. “Kita talangi dulu, mestinya ini menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,” katanya.

Sebagai bentuk antisipasi, bupati juga menghimbau masyarakat untuk menerapkan hidup sehat dan menjaga kebersihan. Diantaranya dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun serta menghindari kontak fisik dengan orang lain. [adv kominfo/nm].

Ada 11  langkah yang diambil Pemkab Kediri antara lain :

1. Kabupaten Kediri dinyatakan siaga darurat bencana Covid 19.
2. Membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19.
3. Menghimbau kepada masyarakat untuk hidup sehat antara lain; mengkonsumsi makanan sehat, gizi seimbang, istirahat yang cukup dan rutin berolahraga.
4. Menghimbau kepada Masyarakat untuk membiasakan cuci tangan memakai sabun, menghindari kontak fisik antara lain bersalaman/cipika-cipiki.
5. Jika menderita batuk pilek untuk memakai masker dan apabila batuk/bersin menutup mulut dan hidung dengan tisu, saputangan atau lengan dalam.
6. Apabila menderita batuk, pilek disertai demam segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
7. Pendidikan TK, SD dan SMP diliburkan mulai tanggal 16 – 29 Maret 2020 untuk belajar di rumah.
8. Menghimbau kepada lembaga pendidikan non formal untuk diliburkan.
9. Menghentikan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang, misalkan CFD, pentas seni, pertandingan olahraga, tempat wisata dan upacara/apel bersama.
10. Disusun SOP penerimaan pasien di RSUD Kabupaten Kediri sebagai RS rujukan penanganan Covid 19.
11. Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait Covid 19 bisa menghubungi :
– Website Dinas Kesehatan : www.dinkeskedirikab.go.id
– Hotline Dinas Kesehatan : 081217191800
– Posko Dinkes : 7414000
– Juru bicara Tim Komunikasi Penanganan Covid di Pemkab Kediri dr. Bambang Triono Putro : 082244177484

Apa Reaksi Anda?

Komentar