Pendidikan & Kesehatan

10 Organisasi Mahasiswa Universitas Jember Terima Bantuan Pemerintah

Jember (beritajatim.com) – Ada sepuluh organisasi mahasiswa intrakampus di Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang memperoleh proposal bantuan kegiatan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi.

Sembiilan organisasasi mahasiswa menerima bantuan dari Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dan satu organisasi mahasiswa menerima bantuan dari Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D). Mereka berhasil keluar dari persaingan 1.755 proposal dari perguruan tinggi seluruh Indonesia.

 

Keberhasilan meloloskan sembilan proposal di PHP2D menempatkan Universitas Jember di posisi ketujuh dalam kelompok 10 besar perguruan tinggi Indonesia penerima bantuan PHP2D Dikti tahun ini.

Penerima P3D adalah Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Lumba-lumba Pendidikan Biologi FKIP. Sementara para penerima PHP2D adalah
1. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
2. Himpunan Mahasiswa Penyuluh Pertanian (HMPP) Fakultas Pertanian
3. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan IPA FKIP
4. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis
5. UKM Pramuka Universitas Jember
6. Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEKK) Fakultas Teknik
7. Gelora Mahasiswa Pecinta Alam (GEMAPITA) FKIP
8. UKM PELITA Universitas Jember
9. Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan (HIMAPROSTER) Fakultas Pertanian

Wakil Rektor I Universitas Jember Slamin mengatakan, setiap kelompok penerima bantuan dana terdiri dari 10 – 15 anggota dan diwajibkan melaksanakan program kerjanya tahun ini. “Setiap kelompok mendapatkan pendanaan maksimal Rp 40 juta, kecuali untuk penerima dana dari P3D mendapatkan dana maksimal Rp 50 juta,” katanya, sebagaimana dilansir Humas Unej, Kamis (8/7/2021).

Aktivitas para mahasiswa Universitas Jember dalam PHP2D dan P3D dapat dikonversikan ke program Kuliah Kerja Nyata atau mata kuliah yang terkait. “Terkait pelaksanaan program, sedang kita bicarakan teknis terbaiknya mengingat masih dalam pandemi Covid-19,” kata Slamin. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar