Pendidikan & Kesehatan

10 Hari Terakhir, Pasien Jalani Isolasi di Pamekasan Kembali Naik

Plt Kepala Dinkes Pamekasan, dr Achmad Marsuki.

Pamekasan (beritajatim.com) – Angka pasien positif Coronavirus Disiase 2019 yang menjalani tahap isolasi di kabupaten Pamekasan, kembali naik khususnya dalam 10 hari terakhir. Sekalipun status Covid-19 di wilayah tersebut sudah tercatat dengan katagori zona kuning alias risiko rendah.

Bahkan terhitung sejak Rabu hingga Sabtu (3-13/3/2021), angka pasien positif Covid-19 yang menjadi perawatan dan isolasi kembali bertambah 6 (enam) orang. Dari angka sebanyak 26 orang bertambah menjadi 32 orang.

Hal tersebut tidak lepas dari adanya masyarakat yang tercatat dalam status pengawasan akibat pandemi asal Tiongkok, bahkan tidak menutup kemungkinan pada hari berikutnya kembali bertambah sekalipun angka pasien sembuh relatif lebih banyak dibandingkan pasien positif baru.

“Jumlah pasien Covid-19 tiap hari memang kadang bertambah, kadang berkurang. Penyebabnya karena masih situasi pandemi, jadi semuanya harus tetap patuh patuh prokes (protokol kesehatan),” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr Achmad Marsuki, Minggu (14/3/2021).

Berdasar update sebaran Covid-19 di Pamekasan, terdata sebanyak 32 pasien positif yang menjalani tahap isolasi. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan kembali bertambah karena adanya 7 (tujuh) orang yang saat ini dalam tahap pengawasan.

Terlebih saat ini, status Covid-19 di wilayah Jawa Timur. Kabupaten Pamekasan tercatat dengan status zona kuning sebaran Covid-19, tetapi update harian yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, masih dinamis dan belum berakhir.

“Saat ini total pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 1.130 orang, meliputi sebanyak 32 orang dalam tahap isolasi, sebanyak 86 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.012 orang lainnya dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif,” ungkapnya.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.204 orang, jumlah tersebut terdiri dari 7 orang dalam tahap pengawasan, 91 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.106 orang dinyatakan selesai alias negatif Covid-19.

“Dari itu kami kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada, sekaligus disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya dengan selalu menjalankan pesan ibu, 3M, rajin mencuci tangan, selalu memakai masker dan menjaga jarak,” imbaunya.

Tidak hanya itu, dalam beberapa bulan terakhir pihaknya juga kembali melengkapi himbauan sesuai anjuran pemerintah melalui himbauan 5 M. “Dari himbauan 3 M dilengkapi menjadi 5 M dengan tambahan menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Tujuannya untuk mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar