Pendidikan & Kesehatan

1 Positif Corona, Ini Kata Kadinkes Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Sempat mempertahankan zona kuning bersama Kota Mojokerto dan Kabupaten Ngawi berdasarkan informasi yang di update Gugus Tugas Pemprov Jatim dalam  websitenya, Kabupaten Mojokerto masuk kategori red zone. Ini setelah ditemukan satu orang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Satu pasien positif terpapar corona di Kabupaten Mojokerto dari website Pemprov Jatim ter-update pada, Senin (13/4/2020) pukul 15.57 WIB. Namun hingga malam ini, belum diketahui identitas asal dan dimana pasien postif Covid-19 tersebut dirawat. Kabupaten Mojokerto menjadi daerah ke-34 kategori zona merah dari 38 daerah se-Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko meminta agar menunggu rilis resmi dari Pemprov Jawa Timur. “Kita tunggu rilisnya Ibu Gubernur Jatim saja. Kita juga belum bisa memastikan. Nanti saja kalau sudah ada keterangan lebih jelas dari Pemprov, baru akan kita beri keterangan,’” tegas mantan Direktur RSUD Prof dr Soekandar.

Keterangan yang sama juga diutarakan Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 RSUD Prof dr Soekandar, dr Gigih Setijawan. RSUD Prof Dr Soekandar di Kecamatan Mojosari ini merupakan satu-satunya rumah sakit (RS) rujukan penanganan pasien covid-19 di Kabupaten Mojokerto. “Justru kita juga belum dapat informasi apapun,” tegasnya.

Pihaknya mengaku belum mendapat keterangan jelas soal keberadaan pasien positif Covid-19 tersebut. Sampai saat ini, pihak rumah sakit belum mendapat keterangan lebih lengkap soal hasil dan analisa dari tim gugus tugas Pemprov Jatim mengenai pasien yang teridentifikasi positif terpapar virus asal Wuhan China tersebut.

“Kita disini tugasnya merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP), ada 7 PDP yang masih dirawat di ruang isolasi. Semuanya sudah diambil swab-nya, dua diantaranya baru masuk hari Minggu (12/4) kemarin. Tapi kami belum mendapat update resmi hasil uji spesimen lendir tersebut. Tim medis masih konsentrasi memulihkan 7 pasien yang dirawat di ruang isolasi,” terangnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar