Pendidikan & Kesehatan

1.057 Orang Terjaring Operasi Yustisi di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.057 orang terdata sebagai pelanggar protokol kesehatan Coronavirus Disiase 2019 dalam Operasi Yustisi yang digelar petugas gabungan di lingkungan Pemkab Pamekasan, sejak 14 September 2020 lalu.

Jumlah tersebut berdasar hasil rekap pelanggaran peraturan penegakan protokol kesehatan Covid-19 per pukul 10:00 WIB, Kamis (7/1/2021). Terdiri dari dua jenis sanksi pelanggaran berbeda, yakni sanksi administratif dan sanksi sosial.

“Hingga hari ini, total pelanggaran protokol kesehatan dalam Operasi Yustisi tercatat sebanyak 1.057 pelanggar. Mereka merupakan para pelanggar yang terjaring razia sejak 14 September 2020 lalu,” kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol-PP Pamekasan, M Hasanurrahman.

Para pelanggar penegakan disiplin juga mendapatkan dua jenis sanksi berbeda. Terhitung sejak awal operasi pada 14 September hingga pekan pertama Januari 2021. “Hingga 31 Desember 2020 lalu, total pelanggar sebanyak 1.017 orang. Meliputi 583 pelanggar dengan sanksi administratif dan 479 pelanggar dengan sanksi sosial,” ungkapnya.

Personil Satpol-PP Pamekasan, melakukan pendataan bagi pelanggar penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Area Arek Lancor, Kamis (7/1/2021).

“Sedangkan untuk pekan pertama Januari 2021, yaitu per hari ini total pelanggar terdata sebanyak 40 orang. Meliputi sebanyak 10 pelanggar dengan sanksi administratif dan sebanyak 30 pelanggar lainnya mendapatkan sanksi sosial,” sambung pria yang akrab disapa Ainur.

Selain itu pihaknya juga menegaskan operasi tersebut akan terus dilakukan hingga pandemi Covid-19 berakhir, khususnya sejak surat edaran Bupati Pamekasan secara resmi ditanda tangani. “Saat ini kami belum tahu hingga kapan operasi ini berlangsung, tentunya hingga pandemi ini berakhir dan semoga segera berakhir,” tegasnya.

“Dalam operasi yustisi ini kita pusatkan di area Monumen Arek Lancor, namun kami juga sering melakukan operasi ke berbagai pusat keramaian di sejumlah pusat kota di Pamekasan. Seperti pasar, pertokoan, cafe dan pusat keramaian lainnya,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar selalu waspada dengan tetap menerapkan sikap disiplin. “Disiplin merupakan salah satu kunci memutus pandemi ini, dari itu mari kita selalu waspada dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Rajin cuci tangan, selalu memakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Rabu (6/1/2021) kemarin. Terdata sebanyak 809 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, meliputi sebanyak 173 orang dalam tahap isolasi, 65 orang meninggal dunia, serta sebanyak 571 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak sebanyak 1119 orang. Meliputi sebanyak 22 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 80 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1017 orang lainnya dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar