Mojokerto (beritajatim.com) – Setelah mengumumkan pelatih PS Mojokerto Putra (PSMP), Patriots Grup tancap gas melakukan persiapan jelang bergulirnya Liga 3 Regional Jawa Timur, Desember 2023 mendatang. Patriots Grup yang menaungi klub sepak bola Liga 3, PSMP dan AC Mojopahit (ACM), ini mulai melakukan seleksi pemain.
Sekretaris Umum PSMP, Deddy Wiyudhayana mengatakan, seleksi pemain sudah dilakukan sejak tanggal 17 Oktober 2023 lalu. “Selama dua hari, Selasa-Rabu kemarin kita seleksi pemain. Ada 67 orang pemain yang mengikuti seleksi pemain, mereka berasal dari MLS (Majapahit Super Liga) dan Porprov VIII,” ungkapnya, Sabtu (22/10/2023).
Deddy menerangkan, dua hari seleksi yang digelar Patriots Grup tersebut juga diikuti tin pelatih dari PSMP dan ACM. Hasilnya, ada 30 orang pemain yang dinilai layak merumput di kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur. Sebanyak 30 orang pemain ini nantinya akan mengisi skuad PSMP dan ACM, yakni masing-masing 15 orang pemain.
“Mereka akan mengisi slot pemain untuk PSMP dan ACM, masing-masing 15-15 orang pemain. Bukan (bukan pemain senior). Untuk satu tim, nantinya sekitar 25 orang pemain. Sebanyak 15 pemain hasil seleksi kemarin, pemain senior slotnya ada 7 pemain jadi 22 pemain. Nanti sisanya, kami serahkan ke masing-masing pelatih,” katanya.
BACA JUGA:
Batik Kontemporer Karya Pembatik Kota Mojokerto Tampil di JMFW 2024
Manajemen juga sudah menyiapkan mess untuk para pemain di sekitar Lapangan Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang menjadi lokasi seleksi pemain dan latihan. Meski sudah melakukan seleksi pemain, namun pihaknya mengaku belum menerima surat resmi kapan kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur digelar.
“Belum, kalau dari medsos yang saya baca tanggal 5 Desember. Tapi surat resmi belum kami terima. Persiapan saja, kita tetap on the trek. Kalau memang di Desember (kompetisi) berarti persiapan tambah lama, kalau di November ya kita sudah punya persiapan. Dari 25 orang pemain yang kita punya, 15 orang pemain dari Mojokerto,” jelasnya.
Deddy menjelaskan, manajemen memberikan kesempatan putra daerah bermain di dua tim baik PSMP maupun ACM. Untuk PSMP, dari 25 orang pemain, sebanyak 15 orang pemain merupakan berasal dari Mojokerto. Sementara komposisi pembagian putra daerah diakui lebih banyak di ACM karena sesuai visi pembinaan pemain usia dini.
BACA JUGA:
Diharapkan Implentasikan Hal-hal Positif, 516 Mahasiswa UBS PPNI Mojokerto Diwisuda
“ACM malah lebih gede (banyak). Kalau PSMP 15 orang pemain, ACM bisa 18-20 pemain dari Mojokerto. Teknis kami serahkan kepada tim pelatih, kami juga berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah terkait fasilitas seperti lapangan. Karena kita ada dua tim tapi hanya ada satu lapangan sehingga kami berharap ada dukungan,” tegasnya.
Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Jawa Timur (Asprov PSSI Jatim) memastikan tahun ini akan menggulirkan kompetisi Liga 3, Piala Soeratin hingga Piala Pertiwi. Khusus untuk Liga 3 Jatim, kompetisi ini akan mulai digulirkan di bulan Desember mendatang. [tin/beq]







