Olahraga

Yayasan Persid Jember Terbuka untuk Berni

Jember (beritajatim.com) – Ketua Yayasan Persid Jember Sunardi siap mengakomodasi perwakilan kelompok suporter Berni dalam yayasan. Ini bagian dari upaya rekonsiliasi antara yayasan dengan suporter.

Sunardi siap menjalin komunikasi dengan Berni untuk memperbaiki hubungan, setelah aksi boikot suporter terhadap klub Persid dalam kompetisi Liga 3 2019. Berni memboikot karena menuntut pembubaran Yayasan Persid Jember dan dikembalikannya pengelolaan Persid kepada bupati. Yayasan Persid Jember adalah badan hukum yang menaungi klub sepak bola Persid, yang berdiri sejak 2011. Suporter menuntut pembubaran, karena menganggap yayasan tersebut telah gagal membesarkan Persid.

Sunardi mengatakan, banyak posisi di Yayasan Persid Jember yang masih kosong. “Jangankan satu perwakilan, dua perwakilan pun bisa. Yang penting tujuannya satu: sama-sama memajukan Persid Jember. Itu saja,” kata anggota DPRD Jember ini.

Menurut Sunardi, jumlah pengurus Yayasan Persid Jember adalah tiga orang. “Sedangkan untuk pembina kan tidak ada. Pengawas juga sudah sepuh (tua) dan tidak aktif. Kalau memang suporter layak dan ada perwakilan, ya kami tambahkan. Jadi ada empat kursi di yayasan yang bisa diisi,” katanya.

“Maka itu, kami akan rembuk baik-baik dengan Berni, apa maunya, di mana, monggo, saya siapkan. Selama itu layak (perwakilan Berni) di tempat itu,” kata Sunardi. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar