Olahraga

Yayasan Persid Jember Minta Maaf

Jember (beritajatim.com) – Ketua Yayasan Persid Jember Sunardi minta maaf kepada masyarakat, karena Persid gagal menembus Babak 16 Besar Liga 3 Zona Jawa Timur 2019.

Persid yang dilatih Achmad Jainuri ditargetkan bisa lolos ke Babak 16 Besar. “Ketika itu tidak tercapai tetap kami anggap gagal. Oleh karena itu kepada pemerintah daerah, DPRD, masyarakat pecinta bola Jember, kami atas nama yayasan mohon maaf sebesar-besarnya,” kata Sunardi.

Namun dari sisi performa, menurut Sunardi, Persid sebenarnya tidak buruk. Klub berjuluk Macan Raung ini menduduki peringkat ketiga dari lima klub peserta Grup E dengan nilai 14. Sama dengan PSIL Lumajang yang berada di peringkat kedua dan hanya terpaut satu angka lebih sedikit daripada Persewangi Banyuwangi yang berada di posisi pemuncak klasemen.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Paling tidak dengan kondisi dua kali menjadi tuan rumah (pada putaran kedua), kami bisa memenangkan semuanya. Ketika menang dalam dua pertandingan, insya Allah Persid lolos. Tapi harapan itu gagal, karena pertandingan melawan PSIL di Stadion Jember Sport Garden berakhir 0-0,” kata Sunardi. Seandainya pertandingan itu dimenangkan, Persid bisa menjadi pemuncak klasemen grup dengan nilai 16.

Namun Sunardi tetap bangga dengan performa Persid. Apalagi dalam pertandingan terakhir dengan berkekuatan 10 pemain bisa mengalahkan Persewangi 3-2. Selama Liga 3 2019, Persid berhasil menjaga rekor tak terkalahkan di kandang sendiri. “Pemain-pemain kita sebenarnya pantas lolos ke babak berikutnya,” jelasnya.

Setelah kompetisi berakhir, Sunardi mempersilakan pemain-pemain Persid yang ingin bermain di klub lain. “Kami siap mempermudah agar prestasi mereka tak tertahan gara=-gara Persid,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar