Olahraga

Waka DPRD Tolak Masuk Yayasan Persid Jember Lagi

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim

Jember (beritajatim.com) – Ahmad Halim, Wakil Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, mendukung penuh pengambilalihan Yayasan Persid Jember oleh Bupati Hendy Siswanto. Namun dia menolak jika kembali ditunjuk mengelola yayasan, baik sebagai pembina, pengawas, ataupun pengurus.

“Bupati sudah menyampaikan dengan tegas bahwa ingin suasana baru. Tidak ada hiruk-pikuk. Sepak bola di Jember, terutama Persid, jangan sampai ada dualisme. Dia minta pengertian kepada segenap pengurus, pembina, dan pengawas yayasan untuk menyerahkan kepada bupati. Bupati menentukan kebijakan apa ke depannya untuk Persid,” kata Halim.

Yayasan Persid Jember yang menaungi klub sepak bola Liga 3 Persid saat ini dilanda sengketa dualisme antara kepengurusan yang diketuai Sholahuddin Amulloh alias Jo dengan Sunardi, seorang anggota DPRD Jember. Dualisme ini membuat Persid terancam tak bisa mengikuti kompetisi sepak bola Liga 3, karena PSSI Jawa Timur menganggap persoalan ini harus diselesaikan dulu secara kekeluargaan atau secara hukum.

“Saya berharap dua-duanya (kepengurusan yang diketuai Jo dan Sunardi) tidak diteruskan. Kita bikin baru lagi. Kita pilih calon-calon. Biar saya komandani di atasnya, sambil kita urus ke depan yayasan baru,” kata Hendy, saat menerima Dewan Pembina Yayasan Persid Jember yang diketuai Suparno, mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, di Pendapa Wahyawibawagraha. Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (6/6/2021) sore.

Kendati mendukung bupati untuk memilih orang-orang baru di yayasan, Halim sadar diri untuk tidak dipilih lagi. “Saya akan membantu tapi tidak harus masuk di dalam struktur yayasan. Kami bisa mendukung melalui kebijakan DPRD Jember untuk memberikan anggaran. Kalau klub amatir tentu diperbolehkan,” katanya.

Dualisme ini sempat membuat posisi Halim serba salah. “Saya sendiri di dua kubu ternyata masuk. Tapi untuk Jember ke depan, saya sudah menyampaikan ke bupati untuk tidak masuk dalam kepengurusan, pembina, maupun pengawas di yayasan,” katanya. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar